Berita

ilustrasi/ist

Israel Tolak Kesepakatan Damai dengan Mesir

MINGGU, 23 SEPTEMBER 2012 | 15:33 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Israel menegaskan tak mau mengevaluasi kembali kesepakatan damai dengan Mesir di tengah ketidakamanan yang tumbuh di sepanjang perbatasan kedua negara.

"Tidak akan ada kesempatan Israel setuju untuk setiap jenis perubahan dalam perjanjian perdamaian bersejarah 1979 dengan Mesir," kata Menteri Luar Negeri, Avigdor Lieberman, sebagaimana dilansir The Associated Press (Minggu, 23/9).

Sementara itu Presiden Mesir Mohammed Morsi dan gerakan Ikhwanul Muslimin telah berulang kali menyerukan perubahan batas pasukan di semenanjung Sinai yang semakin kacau. Banyak orang Mesir berpendapat batas-batas tersebut melanggar kedaulatan nasional.


Dalam upaya untuk menghentikan serangan oleh militan yang semakin meningkat, Israel dan Mesir telah sepakat untuk sementara mengesampingkan batas. Tapi kekerasan tetap berlanjut. Dalam insiden terbaru, tiga orang bersenjata dan seorang prajurit Israel tewas dalam baku tembak di sepanjang perbatasan pada hari Jumat lalu (21/9). [ysa]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya