Berita

denny ja/ist

PILKADA DKI JAKARTA

LSI Denny JA Tak Pernah Setuju Isu SARA

MINGGU, 23 SEPTEMBER 2012 | 09:21 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang didirikan Denny JA bukan merupakan bagian dari tim konsultan politik yang membantu kampanye Fauzi Bowo dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta yang baru berakhir.

Hal ini disampaikan peneliti LSI, Adjie Alfaraby, untuk meluruskan pemberitaan yang menyebut bahwa LSI Denny JA ada di belakang Fauzi Bowo dalam putaran kedua pemilihan gubernur DKI Jakarta.

"Lingkaran Survei Indonesia bukan konsultan politik  Fauzi Bowo," ujar Adjie Alfaraby kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Minggu pagi, 23/9).

Selain meluruskan kabar mengenai keterlibatan LSI Denny JA sebagai konsultan politik Fauzi Bowo, Adjie Alfaraby juga menegaskan pihaknya tidak pernah menyetujui penggunaan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) sebagai bagian dari strategi untuk memenangkan pemilihan.

"Sejak awal pendiri LSI sudah berkampanye mengenai Indonesia Tanpa Diskriminasi. Silahkan dicek," ujar Adjie.

"Sejak putaran kedua (pemilihan gubernur DKI Jakarta), tim kami tak pernah sekalipun berjumpa dengan Fauzi dan Nara ataupun tim sukses resminya," demikian Adjie menjelaskan.

Informasi yang diperoleh Rakyat Merdeka Online dari pihak lain mengatakan LSI memang tidak terlibat dalam kampanye Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli. Petinggi Partai Demokrat yang merupakan pendukung utama Fauzi Bowo tidak menerima LSI Denny JA karena saat ini Denny JA sedang bekerja sebagai konsultan politik partai lain dan tokoh lain.

Denny JA dan LSI yang didirikan serta dipimpinnya pernah menjadi konsultan politik Fauzi Bowo, yakni dalam pemilihan gubernur tahun 2007 saat Fauzi Bowo menghadapi Adang Daradjatun. [guh]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya