Berita

ilustrasi

Ikan Paus Terdampar di Pantai Sontolo, Garut

RABU, 19 SEPTEMBER 2012 | 10:03 WIB

Bangkai ikan paus dewasa yang diperkirakan seberat lima ton terdampar di pulau karang Pantai Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu pagi (19/9).

Salah seorang nelayan, Lukman, mengatakan, ikan raksasa tersebut awalnya ditemukan oleh para nelayan yang hendak pulang aktivitas melaut, sekitar pukul 05.30 WIB.

"Saat tengah malam sudah terlihat oleh nelayan ada Paus di lautan, kemudian paginya terdampar di Pulau Santolo," kata Lukman.

Ia memperkirakan ukuran ikan paus tersebut sekitar 12 hingga 15 meter dan berat sekitar 5 ton. Bangkai paus yang habitatnya di laut lepas Samudera itu, dibiarkan tergeletak tanpa dimanfaatkan dagingnya oleh masyarakat maupun nelayan.

Masyarakat sekitar pantai wilayah Garut selatan itu, hanya mengerumuni untuk melihat langsung kondisi bangkai paus. "Masyarakat di Garut ini beda dengan daerah lain, tidak respon atau memanfaatkan daging Paus, jadi dibiarkan saja utuh," kata Lukman.

Kejadian Paus terdampar di laut selatan Kabupaten Garut tersebut merupakan yang kesekian kalinya, terjadi saat musim kemarau.

Sebelumnya ikan paus pernah terdampar tewas di wilayah Pantai Rancabuaya perbatasan antara Kabupaten Garut dengan Cianjur.

Para nelayan Garut biasa menyebut ikan raksasa itu jenis Paus Lumba-lumba Person yang tidak membahayakan atau mengancam keselamatan nelayan saat sedang melaut.

"Di laut Samudera ini memang banyak Paus, nelayan sering melihatnya setiap menjelang subuh, jam 3 pagi," kata Lukman yang juga menjabat sebagai Sekretaris HNSI Garut. [ant/zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya