Berita

Jumhur hidayat

Jumhur Sudah Sering Tindak Pemeras TKI di Terminal IV Bandara Soetta

SELASA, 18 SEPTEMBER 2012 | 20:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) tidak pernah lelah menindak oknum-oknum yang yang berlaku kasar dan memeras  TKI di Terminal IV Bandara Soekarno-Hatta.

"Setiap laporan, kita tindaklanjuti dan puluhan kendaraan sudah diskors karena meminta ongkos tambahan pada TKI," ungkap Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa (18/9).

Masih terkait pemerasan atau pelecehan yang dialami TKI itu, Jumhur juga menegaskan bahwa pihaknya tidak segan-segan memecat atau mengganti pegawai yang terbukti lalai.

"Dan itu sudah berkali-kali kita lakukan. Namun karena memang tidak sedikit pelaku bisnis yang bermental preman kepada TKI, maka bisa saja satu atau dua kejadian terjadi lagi," demikian Jumhur.

Sebelumnya diberitakan, Komisi IX DPR berniat membongkar praktik kekerasan dan pemerasan terhadap TKI di Terminal IV Bandara Soekarno- Hatta (Soetta). Ketua Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning, mengaku sudah lama pihaknya tak setuju dengan keberadaan Terminal IV TKI tersebut. Pasalnya dari sisi hak azazi manusia, keberadaan terminal itu justru membuat TKI terdiskriminasi dari warga biasa yang hendak berpergian melalui Bandara Soetta.

"Kalau soal permainan itu, itu juga aparat kok (yang bermain). Malah dengan terminal tertutup, makin enak mereka menzalimi TKI. Saya juga pernah ke sana dan melihat," aku Ribka di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, (Senin, 17/9).

Dia mengaku bahwa pihaknya sudah menerima banyak laporan terkait pemerasan dan kekerasan yang dialami TKI di terminal IV itu. Namun karena lemahnya otoritas DPR terkait eksekusi kebijakan, makanya hingga sekarang terminal IV TKI itu tetap ada. Masalah bahwa pemerasan TKI oleh aparat di Terminal IV itu diback-up oknum pemerintah. "Memang iya. Dari BNP2TKI juga ada. Benar itu. Dan saya sudah dari periode lalu teriak. Ada money changer, itu bisnis orang-orang itu," papar dia. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya