Berita

FILM INNOCENCE OF MUSLIMS

Kedutaan AS di Jakarta Harus Membuka Ruang Dialog

SELASA, 18 SEPTEMBER 2012 | 11:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Munculnya gelombang protes dan demonstrasi di depan Kedutaan Amerika Serikat Jakarta kemarin terkait film Innocence of Muslims tentu menimbulkan ketidaknyamanan bagi pihak kedutaan. Oleh karena itu, pihak kedutaan AS didesak segera melakukan cara-cara yang arif dalam meredam gelombang protes dan demontrasi tersebut. Pihak kedutaan AS harus membuka diri untuk berdialog dengan pemimpin-pemimpin Muslim di Indonesia.

"Menurut saya, kedutaan AS bisa melakukan dialog dan pertemuan dengan ormas-ormas Islam. Dalam dialog itu, pihak kedubes AS dapat menyampaikan secara langsung sikap dan posisinya terkait pembuatan film tersebut," ujar Ketua Umum PP. Pemuda Muhammadiyah, Saleh P. Daulay, (Selasa, 18/9).

"Selain itu, pihak Kedubes AS juga dapat menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintahnya dalam menyelesaikan masalah tersebut di negaranya," sambungnya.

Saleh meyakini bahwa para tokoh Islam selalu terbuka untuk melakukan dialog. Melalui jalan ini, setidaknya pihak kedubes AS juga dapat menampung seluruh aspirasi yang disuarakan oleh umat Islam Indonesia. Dialog seperti ini diyakini akan berjalan dengan baik dan minus kekerasan.

"Untuk melakukan dialog, Kedubes AS bisa saja meminta pemerintah Indonesia untuk memfasilitasinya. Semua tokoh-tokoh Islam diundang dan didengarkan tuntutannya. Tuntutan itulah kemudian yang perlu disampaikan ke pihak pemerintah AS di Washington," ungkap jebolan Colorado State University, Amerika Serikat ini.

Hasil dialog tersebut, lanjut Saleh, tentu harus ditindaklanjuti dengan baik. Pemerintah AS tentu sangat cerdas bagaimana menyikapi seluruh tuntutan yang disampaikan. Dengan cara seperti ini, protes dan demonstrasi anarkis dapat dihindari. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya