Berita

raja muhammad VI

Dunia

Amrani: Hubungan Bilateral AS dan Maroko Semakin Kuat

MINGGU, 16 SEPTEMBER 2012 | 10:42 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Dialog strategis Amerika Serikat dan Kerajaan Maroko memiliki arti yang sangat penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara di bawah kepimpinan Barack Obama dan Raja Muhammad VI. Dialog strategis ini juga memperlihatkan hubungan kedua negara semakin kuat.

Hal itu disampaikan ketua delegasi Maroko, Youssef Amrani, dalam dialog yang digelar di Washington DC itu hari Kamis lalu (13/9).

Amrani mengatakan, dalam sepuluh tahun terakhir, Kerajaan Maroko telah mengimplementasikan serangkaian perjanjian penting yang mencerminkan kekuatan hubungan Amerika Serikat dan Maroko.

Perjanjian kawasan perdagangan bebas antara kedua negara adalah contoh dari perjanjian-perjanjian itu. Dia juga mengatakan bahwa Maroko merupakan salah satu sekutu terkuat Amerika Serikat di luar NATO. Kedua negara juga telah menyepakati perjanjian yang dinamakan Millennium Account Challenge.

Dialog strategis itu akan dilanjutkan pada sesi berikutnya di Maroko tahun depan. Amrani juga mengatakan, dialog ini adalah bagian dari pendekatan win-win relations yang mendasarkan hubungan bilateral kedua negara di bawah kepemimpinan Raja Muhammad VI dan Barack Obama.

Dialog strategis tersebut juga memegang peranan penting untuk memperlihatkan komitmen Maroko pada jalan demokrasi dan pendekatan damai untuk menciptakan kesejahteraan.

Maroko adalah satu-satunya negara di kawasan Afrika Utara yang lolos dari gelombang perubahan politik di kawasan itu.

Amerika Serikat dan Maroko, sambungnya, memiliki komitmen kuat pada prinsip kemerdekaan, keadilan, HAM, hukum dan peraturan, doalog budaya, praktik demokrasi, dan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritori. Kesemua itu adalah prinsip-prinsip yang mendasari pekerjaan pemerintahan dimanapun. [guh]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya