Berita

simpatisan pdip/ist

PEMILU 2014

PDIP Jakpus Klaim 48 Ribu Kader Ber-KTA

JUMAT, 07 SEPTEMBER 2012 | 13:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pengurus DPC PDI Perjuangan Jakarta Pusat mendaftar ke KPUD Jakarta Pusat sebagai peserta Pemilu Legislatif 2014.

Ketua DPC PDIP Jakpus, Cheppy T. Wartono, menjelaskan bahwa pengurus DPC sudah mengantarkan kartu tanda anggota (KTA) dan data jajaran pengurus. Dia tegaskan, DPC PDIP Jakpus infrastrukturnya sudah solid, jajarannya sudah sampai tingkat RW. Keanggotaan terdiri dari 48 ribu orang yang memiliki KTA. Jumlah anggota itu melonjak 16 ribu anggota dari periode sebelumnya.

"Tadi kita sudah bawa KTA, data jajaran pengurus, dan SK. Pengurus sampai tingkat RW mencapai 1.569 untuk Jakarta Pusat saja," ujar Cheppy saat dihubungi wartawan, Jumat (7/9).


Langkah mendaftar kembali ke KPUD DKI Jakarta Pusat, dikatakannya, untuk menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi bahwa seluruh jajaran kepengurusan DPP, DPD dan DPC parpol, baik lama maupun baru, harus diverifikasi kembali oleh KPU.

"Tadi sudah diverifikasi, memang masih ada kekurangan dan akan dilengkapi, seperti KTP anggota kita yang memang ternyata harus dibawa juga.  Akan dilengkapi satu atau dua hari ini," jelasnya.

Mengenai pencalegan, penjaringan sudah dilakukan dan akan diusulkan ke DPP. Keputusan mencalonkan orang adalah wewenang DPD dan DPC untuk kemudian disetujui DPP. DPC PDIP Jakpus yakin mampu memenuhi kuota 30 persen untuk caleg perempuan.

"Untuk perempuan, struktur pengurus sampai di anak ranting saja sudah 47 persen hanya untuk DPC Jakpus. Sedangkan pencalegannya kita tunggu hasil psikotes internal," tandasnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya