Berita

fauzi bowo/rm

Soal Macet Jakarta, Bisa Dibayangkan Bagaimana Pusingnya Pak Foke...

SENIN, 03 SEPTEMBER 2012 | 12:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Mereka yang menilai Fauzi Bowo tak becus tangani kemacetan DKI Jakarta sebaiknya tidak melihat permasalahan dengan cara pikir dangkal.

"Pak Foke (Fauzi Bowo) sudah punya grand design mengenai mass rapid transportation. Tinggal dilaksanakan," kata Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Nachrowi Ramli, kepada wartawan, Senin (3/9).

Dia mengungkapkan bahwa Fauzi Bowo sudah pusing tujuh keliling menghadapi macet setiap hari. Tapi dibandingkan kepala daerah lain, kerja keras Gubernur bersapaan Foke itu sudah sangat maksimal.


"Coba daerah lain, sekali setahun selama Lebaran saja menghadapi sebagian mobil dari Jakarta tidak ada solusinya dari dulu hingga kini. Jumlah kendaraan yang mudik pun baru sebagian saja dari jumlah kendaraan yang setiap hari beredar di Jakarta," ungkapnya.

"Jika para kepala daerah lain saja pusing, bisa dibayangkan bagaimana pusingnya Pak Foke?" tandas petinggi Partai Demokrat Jakarta itu.

Sebelumnya dia mencontohkan bagaimana sebaiknya memandang kemacetan dari sisi positif. Banyak faktor yang menjadi penyebab kemacetan. Salah satunya adalah pertambahan jumlah jalan yang tidak sebanding dengan pertambahan kendaraan bermotor.
 
"Aspek positif yang pertama dari kemacetan adalah semakin banyak warga Jakarta yang memiliki kehidupan yang baik sehingga mampu memiliki kendaraan bermotor. Artinya juga, kondisi ekonomi, politik, keamanan dan lain-lainnya baik. Sisi ini yang selama ini tidak pernah dilihat masyarakat," ungkapnya.[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya