Berita

syarif hasan/ist

Syarif Hasan: Inilah Pertemuan yang Tidak Akan Saya Lupakan Seumur Hidup

JUMAT, 31 AGUSTUS 2012 | 09:06 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Selain untuk meresmikan Pasar Basung yang telah bangkit kembali setelah tiga tahun lalu dihantam gempa, Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan berada di Padang Pariaman, Sumatera Barat untuk menyerahkan bantuan kepada delapan koperasi berprestasi di Pariaman.

Menteri Syarif yang tiba jelang tengah malam di Nagari Sikucur (Kamis, 30/8) merasa menyesal membuat warha dan para petinggi daerah mulai dari Gubernur sumatera Barat sampai Bupati Pariaman dan para anggota Dewan menunggu lama. Ya,pesawat Syarif dari Jakarta alami keterlambatan dua jam akibat lalu lintas udara yang padat.

Sampai tengah malam, ratusan warga Nagari Sikucur dari berbagai usia tumpah ruah di Pasar Basung.


"Saya berterimakasih atas penerimaan masyarakat yang menurut saya pengalaman malam hari ini terus terang akan sulit saya lupakan seumur hidup," tegas Syarif di mimbar sederhana yang dibuat seadanya oleh warga.

"Sejak saya terjun dalam dunia politik sampai pada anggota DPR dan kini jadi menteri, ini pertemuan paling mengesankan yang saya terima," ungkapnya terharu.

Syarif mengaku, sempat terbersit di benaknya, apakah karena dia datang tengah malam maka penyambutan warga akan sepi. Apa iya masyarakat akan setia menantinya?

"Tapi saya betul terkejut dan rasa bangga karena di luar perkiraan, saya katakan ini adalah rahmat bagi menteri koperasi karena rakyat begitu bersemangat," katanya bangga.

"Saya makin terkesan dan ini salah satu takdir yang dibuat Allah, ternyata ibu dari putra putri saya adalah orang Padang asli. Saya ini warga asli Sumbar. Saudara-saudara bisa klaim. Dua menteri dari Sumbar ada di kabinet, yaitu Gamawan Fauzi dan Syarif Hasan," terangnya disambut meriah tawa warga.

Dia sengaja membawa serta Deputi Bidang PJU, Neddy Rafinaldy dan Dirut Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir, Kemas Danial. Dia jamin, bantuan untuk Kabupaten Pariaman, khususnya Nagari Sikucur akan terealisasi penuh pada awal 2013.

"Kalau ada 208 koperasi di kota ini, saya percaya ada yang berkualitas dan ingin tingkatkan aktivitas ekonomi. Apabila butuh bantuan kredit dengan bunga rendah karena disubsidi pemerintah, saya harapkan masyarakat dapat nikmati dana bergulir pada awal 2013," janji Syarif.

Dia ungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi provinsi Sumbar di atas rata-rata nasional. Sekarang, pertumbuhan ekonomi secara nasional 6,4 persen pada kuartal kedua. Pada 2011 lalu 6,5 persen.

"Salah satunya karena pertumbuhan ekonomi Sumbar dan perkembangan koperasi di Sumbar. Akibatnya secara nasional pengangguran yang ada di Indonesia semakin rendah," ucapnya.

Dia katakan peran koperasi dan usaha kecil menengah mampu menekan angka pengagguran menjadi 6,3 persen dari angka 12 persen.

"Pengangguran harus dapat ditekan dengakn aktif di koperasi dan aktif di UMKM. Saya harapkan dengan bantuan dari pemerintah, itu akan terlaksana. Kemiskinan yang tadinya masih 17 persen, sekarang tinggal 11 persen," ucapnya.

Ikut menyambut Syarif Hasan adalah anggota DPR yang notabene tokoh masyarakat setempat, H. Refrizal, Gubernur Sumatera Barat, Iwan Prayitno; Bupati Ali Mukhni dan wakilnya. Tampak juga para pimpinan serta anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten. [ysa]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya