Anggota Komisi IX DPR Ahmad Riski Sadig menggelar serangkaian acara di daerah pemilihannya, Jawa Timur VI, yang meliputi Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten/Kota Kediri, dan Kabupaten Tulungagung pada masa reses ini. Kegiatan politikus PAN itu berkaitan langsung dengan masyarakat dan program yang bersifat konsolidasi partai.
Mulai dari buka puasa bersama; hingga pembagian paket sembako kepada masyarakat dan anggota Tim SAKTI (Satu Kata Satu Hati). Rangkaian kegiatan ini digelar selama sepekan sejak Sabtu (4/8) sampai pada puncak acara, yaitu peresmian "Rumah Perjuangan SAKTI (Satu Kata Satu Hati) ARS (Ahmad Riski Sadig)" pada Sabtu (11/8).
Acara peresmian ini dihadiri Ketua DPP PAN, Ir. Hafisz Tohir.
Dalam sambutannya, Riski mengungkapkan, pembentukan Tim SAKTI bukan sekadar melakukan kerja-kerja politik tetapi, dimaksudkan untuk mengubah mainstream partisipasi masyarakat dalam politik yang sifatnya temporer menjadi wadah bernaung dalam nuansa persaudaraan yang dibangun secara berproses, berkelanjutan dan jangka panjang. Pembentukan Tim SAKTI juga bukan untuk kepentingan jangka pendek.
Karena Sadig tidak ingin seperti anggota Dewan pada umumnya yang baru menyapa masyarakat dengan janji-janji saat mendekati pemilu tetapi setelah pemilu tidak pernah lagi menyambangi masyarakat.
"Rumah Perjuangan ini adalah merupakan ikhtiar bersama untuk tujuan bersama," tegas mantan Ketua Umum BM PAN ini. Dia menjelaskan, saat ini, jumlah anggota Tim SAKTI mencapai 1823 orang dan akan terus bertambah.
Sementara itu, Hafisz Tohir mengatakan, wakil rakyat harus senantiasa terus-menerus menyapa dan berkomunikasi dengan rakyat sehingga dapat memahami dan tahu apa yang menjadi aspirasi dan keinginan rakyat. Hal ini diharapkan tidak hanya dilakukan pada saat menghadapi pemilu saja tetapi ketika amanah yang sudah dipercayakan rakyat, wakil rakyat harus bekerja untuk rakyat.
"Hal ini dibuktikan oleh Saudara Riski Sadig sebagai Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jatim VI dengan meresmikan Rumah Perjuangan SAKTI yang berfungsi untuk menampung aspirasi masyarakat dan menyuarakannya sehingga bisa diperjuangkan dalam bentuk kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat," ungkapnya.
Kedua, kata Hafisz, Riski Sadig tak hanya menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai wakil rakyat. Sebagai anggota partai, Ruski Sadig melakukan konsolidasi internal partai yang bermuara pada pemenangan PAN pada Pemilu 2014 mendatang dengan target yang telah ditetapkan, yaitu perolehan suara minimal 2 digit dan mengantarkan Sang Ketua Umum, Hatta Rajasa sebagai calon Presiden Republik Indonesia.
"Penguatan internal yang dimaksud adalah harus memastikan struktur partai terbentuk sampai pada tingkat sub rayon (RT)," demikian Hafisz. [zul]