Berita

ali masykur musa

BPK: Anggaran PSO Kereta Api Harus Ditambah

MINGGU, 12 AGUSTUS 2012 | 19:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anggaran Public Service Obligation (PSO) untuk PT Kereta Api (KA) pada 2012 sekitar Rp 400 miliar perlu ditambah. Karena transportasi Kereta merupakan salah satu alat utama pelayanan publik dalam mendukung perekonomian negara.

"Saya lihat PSO Kereta Api harus ditambah. Karena ini pelayanan publik yang mengutamakan kenyamanan dan keamanan," ujar Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Ali Masykur Musa usai memberi bingkisan buka puasa bersama penumpang kereta api di Stasiun Gambir Jakarta, Minggu (12/8). Juga hadir dalam acara itu Kepala Stasiun Gambar, Edy Koeswoyo.

Oleh karena itu, lanjut Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) ini, pemerintah sudah seharusnya memberikan anggaran yang cukup kepada PT KA. Menyadari kereta menjadi salah transportasi massal bagi rakyat, semestinya proyek infrastruktur rakyat ini mendapat perhatian serius. "Jadi, pembangunan rel ganda harus mendapat prioritas untuk mendorong kinerja PT KA," tambah Ali Masykur.

Namun demikian, dia mengingatkan agar pemerintah tidak  tergesa-gesa dalam mengerjakan proyek infrastruktur, melihat akan berpengaruh pada kualitas yang menjadi nomor dua. Untuk itu pemerintah sebagai pengemban amanah negara harus bisa mengatasi fenomena tahunan, khususnya mudik dengan baik, aman dan nyaman.

"Harusnya bisa melaksanakan pemeliharaan, rehabilitasi, dan rekonstruksi pelayanan publik
secara terencana tanpa mengurangi kualitas. Jika tidak, maka proyek semacam ini bisa
menjadi proyek abadi dan banyak anggaran terbuang sia-sia,” kata Ali mengingatkan.

Sejauh itu terkait transportasi persiapan mudik lebaran menurut Ali Masykur, pihaknya menyesalkan perbaikan jalan ataupun sarana infrastruktur dan transportasi
lain yang selalu dikerjakan mendekati masa Idul Fitri. Padahal sebenarnya lebaran itu ini terjadi setiap tahun. "Seharusnya proyek-proyek terkait pelayanan public
mendapat priroritas. Jangan baru dilaksanakan menjelang mudik," ujarnya.

Menyinggung masalah santunan kecelakaan, Ali Masykur menyarankan agar pihak PT Jasa Raharja harus bertindak cepat dalam merespon berbagai kecelakaan lalu lintas. "Kalau perlu Jasa Raharja merespon 24 jam menjelang Idul Fitri. Berikan hak mereka yang sedang tertimpa musibah, jangan sampai ditahan-tahan, apalagi dipersulit,” tutur Ali Masykur.

Sementara itu, Kepala Stasiun Gambir, Edy Koeswoyo mengakui mendekati H-8, hingga kini belum ada lonjakan penumpang yang signifikan. "Suasana masih sedikit normal, ada kenaikan tapi belum terlalu signifikan, dengan pemberlakuan harga tiket batas atas," terangnya.

Lebih lanjut, Ali Masykur Musa mengimbau, seharusnya pemerintah sebagai pengemban amanah negara harus bisa mengatasi fenomena tahunan ini dengan baik. 

"Pemerintah harus bisa melaksanakan pemeliharaan, rehabilitasi dan rekonstruksi pelayanan publik secara terencana tanpa mengurangi kualitas. Jika tidak, bisa saja proyek ini akan menjadi abadi dan banyak anggaran yang terbuang percuma," tutupnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya