Berita

jusuf kalla

JK Kalahkan Ical, Golkar Tak Terpengaruh dengan Survei CSIS

JUMAT, 10 AGUSTUS 2012 | 09:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Golkar tidak terpengaruh dengan hasil survei Center for Strategic and International Studies (CSIS). Partai beringin itu tetap konsisten mencalonkan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden.

"Ya. Nggak (terpengaruh)," jelas Ketua DPP Golkar Hadjriyanto Y Tohari, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online pagi ini Jumat (10/8).

Rabu kemarin, CSIS merilis temuan soal elektabilitas para capres. Aburizal hanya berada di urutan empat dengan suara 8,9 persen; Aburizal masih berada di bawah Jusuf Kalla dengan 11,1 persen. Sementara untuk urutan nomor satu dan dua ditempati Prabowo Subianto (14,5 persen) dan Megawati Soekarnoputri (14,4 persen).

Tak hanya itu, Golkar juga tak mempermasahkan elektabilitas Aburizal masih di bawah pendahulunya, Jusuf Kalla.

"Kan (JK) nggak nomor satu toh. Kecuali nomor 1. Itu kan masih dalam satu peringkat. Apalagi selisihnya tidak banyak. Itu kan satu survei. Survei yang lain lebih dekat lagi (jaraknya)," ungkap Wakil Ketua MPR ini.

Apalagi, ungkap Hajri, waktu pelaksanaan survei CSIS itu diselenggarakan bulan Juli. Pada bulan yang sama, Aburizal baru diputuskan sebagai capres. "Artinya jarak waktu juga berdekatakan. Kalau survei bulan depan, mungkin lain (hasilnya)," katanya meyakinkan.

Meski begitu, Hajri melanjutkan, hasil survei itu penting menjadi bahan pelajaran. Tetapi dia mengingatkan, survei itu bukan segala-segalanya. "Jangan terlalu memberhalakan survei. Dan apa kita harus mengandalkan survei. Menurut saya partai politik tidak perlu mengandalkan survei," tegasnya.

Apalagi, survei yang digelar di Jakarta terkait pemilukada semuanya salah total. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya