Berita

hafisz tohir

PAN Tak Terpengaruh Survei CSIS

KAMIS, 09 AGUSTUS 2012 | 19:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Amanat Nasional (PAN) tidak terpengaruh dengan
hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang menyebutkan elektabilitas PAN merosot menjadi dua persen.

"PAN tidak akan terpengaruh dengan hasil survei tersebut karena sejak jaman Ketua Umum PAN masih Soetrisno Bachir, PAN selalu di survei hanya mendapatkan dua persen saja. Tetapi setelah pemilu dilakukan, maka PAN bisa mendapatkan lebih dari lima persen secara nasional," kata Ketua Badan Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan DPP PAN Hafizs Tohir di Rumah PAN, Jakarta Selatan, Kamis (9/8).

Ia mengatakan, seluruh pengurus harian PAN terdapat 8 juta orang, jadi tidak mungkin PAN hanya dapat dua persen. "Nanti dalam waktu dekat kita akan menjawab survei yang menyatakan bahwa kita hanya dua persen itu dengan memaparkan hasil survei yang kami lakukan sendiri. Dan untuk menjawab hasil survei itu kami akan bekerja dan bekerja," katanya.

Ia menambahkan, PAN merasa dirugikan dengan hasil survei yang menyatakan elektabilitas PAN hanya dua persen. Namun yang namanya lembaga survei kita tidak bisa menghalang-halangi untuk menyatakan hal ini, kata Hafizs.

Sebelumnya, peneliti CSIS, Philips Vermont, mengemukakan bahwa partai Golkar mendapat 18 persen suara, sementara PDIP 11,6 persen dan disusul partai Demokrat mendapat 11,1 persen. Sementara partai lainnya, seperti Gerindra mendapat 5,2 persen, PPP mendapat dukungan sebanyak 3 persen, PKB 2,8 persen, PKS 2,2 persen, dan PAN 2 persen. Partai baru seperti NasDem mendapat 1,6 persen. Perolehan NasDem itu lebih tinggi dibandingkan dengan partai Hanura yang mendapat suara 1,5 persen. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya