Berita

ilustrasi capres/ist

Sukardi Rinakit Kritik Pemilihan Pemimpin Lewat Pilpres dan Pilkada

RABU, 08 AGUSTUS 2012 | 16:29 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Ada tiga perubahan mendasar dalam peta politik nasional, saat ini. Perubahan pertama, tidak lagi ditemukan ideologi yang kuat dalam jiwa politisi kita.

"Semua sudah bergeser menjadi kapital, tidak ada lagi yang bicara ideologi, semua bicara kapital," kata Direktur Soegeng Sarjadi Syndicate, Sukardi Rinakit dalam diskusi di Jakarta Desain Centre, Slipi, hari ini (Rabu, 8/8).

Yang kedua, sambungnya, partai politik berubah menjadi figur. Parpol menjadi sentral. Masih kata Sukardi, yang ketiga adalah semakin maraknya pencitraan. Saat ini, propaganda politik telah berubah menjadi marketing politik atau pencitraan.


Selain itu, Sukardi pun mengkritik sistem demokrasi yang mencari pemimpin melalui mekanisme voting, seperti yang dilakukan selama ini dalam Pilpres dan Pilkada.

"Mencari pemimpin itu melalui musyawarah mufakat daripada mencari pemimpin melalui one man one vote," imbuhnya. [arp]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya