Berita

Penyimpangan terhadap Pancasila terjadi di Semua Sila

RABU, 08 AGUSTUS 2012 | 15:35 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Politisi senior Siswono Yudhohusodo mengungkapkan, disorientasi terhadap nilai-nilai Pancasila terjadi di seluruh sila yang ada dan dilakukan berbagai pihak.

Hal itu ia sampaikan dalam seminar "Gejala Disorientasi Kepemimpinan Nasional dalam Implementasi Ideologi Pancasila," yang digelar Dewan Pakar Nasional Persatuan Alumni  GMNI di Jakarta Design Centre (JDC), Slipi, Jakarta Barat, (Rabu, 8/8).

"Manifestasinya ada di kesenjangan sosial yang ditunjukan oleh gini ratio (rasio ketimpangan pendapatan) mencapai 0,41," jelasnya.

Tak hanya itu, akibat dari dikebirinya nilai-nilai Pancasila, konflik horizontal yang membawa nama suku, agama dan lain-lain kerap terjadi.

Dia juga mengungakapkan, Indonesia saat ini mencatat PDB per kapita hampir 3000 dolar. Sedangkan GDP Indonesia mendekati 1 triliun menjanjikan pertumbuhan ekonomi yang cepat.

"Namun tingkat ketergantungan kita kepada luar negeri masih besar. Ditambah banyak paradox, orang miskin berkurang tapi angsuran utang dan bunga terhadap APBN naik," jelasnya.

Karena itu menurutnya, demokrasi yang berkembang saat ini bukanlah demokrasi sejati yang dijiwai Pancasila. Yang terjadi justru penyakit demokrasi yang menggerogoti dan menghancurkan demokrasi itu sendiri.

"Yang terjadi di negara kita adalah penyimpangan atas nilai-nilai Pancasila. Oleh karenya, diperlukan penyadaran umum untuk kembali kepada Pancasila dan penyembuhan diri dari berbgai penyakit sosial serta pengwajaran bersikap sesuai nilai-nilai demokrasi, hukum, Pancasila dan UUD 45," tandasnya. [zul]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya