Berita

arwani thomafi

Politik

Jubir PPP: Setgab Masih Eksis

SELASA, 07 AGUSTUS 2012 | 12:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Jurubicara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi menegaskan sekretariat gabungan (Setgab) partai pendukung pemerintah masih eksis. Salah satu bentuk eksisnya adalah dukungan penuh parpol koalisi yang tetap duduk di kabinet di KIB Jilid II hingga hari ini.

"Gimana mau tamat? Wong mereka mau semua parpol masih setia duduk di kabinet. Semua parpol yang bergabung di Setgab masih menempatkan kader-kadernya di jabatan menteri di kabinet. Artinya Setgab masih ada, belum tamat,” ujarnya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Kata Arwani, jika PAN dan Golkar memandang Setgab sudah tamat, mesti disertai keluarnya mereka dari kabinet pemerintahan SBY-Boediono.

"Kalau mengganggap nggak ada harus keluar dulu. Kalau konsisten dengan ucapannya, menteri-menterinya disuruh keluar dong. Setgab tamat gimana, wong masih duduk di kabinet,” tegasnya.

Ia mengatakan, sejak awal dibentuknya Setgab memang tidak didukung oleh sebuah regulasi yang mengikat partai-partai berkoalisi untuk satu sikap. Tidak diberlakukannya punishment and reward membuat posisi Setgab seakan terlihat lemah.

"Bahwa Setgab itu hanya seperti ngopi-ngopi memang begitu adanya. Kita hanya forum diskusi aja, bukan untuk penyeragaman. Nyatanya tidak banyak penyeragaman yang terjadi,” ujarnya.

Ia menyarankan, ke depannya agar fraksi dikelompokkan menjadi tiga. Yakni, fraksi pendukung pemerintah, fraksi oposisi, dan  fraksi poros tengah. "Itu menjadi jelas diatur dalam sebuah regulasi. Jadi jelas, tidak abu-abu terus. Mau kursi menteri dan jabatannya, tapi nggak mau kebijakannya. Itu lucu. Jadi saya tegaskan Setgab masih ada," tandasnya. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya