Berita

jusuf kalla

DI BALIK JK-JOKOWI

Mungkin JK Mengincar Dukungan PDIP untuk Pilpres 2014

SELASA, 07 AGUSTUS 2012 | 10:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Jusuf Kalla saat ini sudah tidak lagi memimpin Partai Golkar. Karena itu, massa mana yang akan ia ajak untuk memenangkan pasangan Joko Widodo-Basuki T. Purnama dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta.

"Tapi bagaimana Pak JK kepada institusi (Golkar). Yang mau diajak mendukung Jokowi itu siapa," ujar mantan Rektor UGM Prof. Ichlasul Amal kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Dia mengungapkan hal itu saat dimintai tanggapa ihwal dukungan JK kepada Jokowi. Bahkan JK mengaku orang pertama yang meminta Walikota Solo itu untuk maju di Pilkada Jakarta. Padahal, Partai Golkar mendukung pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono di putaran pertama dan pasangan incumbent Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli di putaran kedua.

"Kan ketokohan dia di Indonesia Timur. Nggak ada kaitan dengan Jakarta," jawabnya saat ditanya kemungkinan JK akan menggunakan ketokohannya untuk mendulang suara kepada jagoan PDI Perjuangan dan Gerindra itu.

Meski begitu, menurutnya, boleh-boleh saja JK berbeda pandangan politik dengan partainya.  "Tapi dia semakin kontras dengan Golkar. Kan tadinya, Pak JK masih mengharapkan dukungan Golkar kalau ditunjuk organisasi lain menjadi capres," jelasnya.

Dia pun melihat, ada kemungkinan JK mengincar PDIP untuk mendukungnya pada 2014 sebagai timbal balik atas dukungannya kepada Jokowi. "Ya (hitung-hitungan politik) itu adalah. Perhitungan yang tersembunyi," ungkapnya.

Meski menurutnya, agak sulit kalau JK didukung partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

"PDIP susah mencari tokoh. Karena kalau menurut suaminya (Taufiq Kiemas), Megawati sulit maju lagi. Yang akan dimajukan Puan (Maharani). Tapi dia memerlukan orang yang sudah pengalaman. Tapi sejauh mana JK itu akan dimajukan oleh PDIP," tandasnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya