Berita

dr. rizal ramli (kanan)

DR. Rizal Ramli: Aksi Bersih-bersih Seniman Bekasi Punya Makna Luar Biasa

MINGGU, 05 AGUSTUS 2012 | 15:15 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kegiatan "Aksi Bersih-bersih Gedung Juang Tambun Selatan" yang dihelat siswa, pemuda, dan seniman Bekasi Jumat lalu di halaman Gedung Juang, Tambun, Bekasi dinilai punya makna simbolik yang luar biasa. Karena, bukankah negeri yang dibangun dengan darah dan air mata para ini sekarang sudah menjadi kotor?

Tokoh perubahan nasional DR. Rizal Ramli, yang didaulat sebagai sebagai pembicara pada sesi dialog mengungkapkan kemerdekaan yang diproklamasikan Soekarno-Hatta pada 1945 dikotori dengan korupsi dan kemerosotan etika elit.

"Saya bangga teman-teman di sini melakukan aksi bersih-bersih. Ini menjadi simbol bahwa bangsa kita harus dibersihkan dari berbagai kotoran kalau mau maju dan lebih baik daripada sekarang. Allah SWT telah menganugrahkan kekayaan alam yang  luar biasa kepada bangsa Indonesia. Saya yakin, kalau dikelola dengan benar dan pemimpinnya amanah, bangsa kita bisa maju. Rakyat bisa hidup sejahtera,” ujarnya.

Dia juga menyatakan sedih dan prihatin. Pasalnya, para  seniman Kabupaten Bekasi tidak punya panggung dan kesempatan mengaktualisasikan diri dan karya-karyanya. Padahal karya-karya mereka bagus. Padahal, dengan penduduk yang baru sekitar 2 juta jiwa ini, lanjut Ketua Umum Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARUP), seharusnya amat mudah dan murah membangun pusat-pusat seni dan budaya di Bekasi.

"Peradaban sebuah bangsa tidak ditandai dengan banyaknya mal dan pusat-pusat perbelanjaan. Indikatornya adalah apakah ada pusat seni dan kebudayaan serta ruang-ruang publik secara memadai. Taman-taman kota perlu dibangun, sehingga warga punya tempat untuk bersosialisasi dan berinteraksi secara nyaman dan damai ,” ujarnya yang langsung disambut dengan tepuk tangan meriah.

Menurut mantan Menko Perekonomian ini, apa yang dialami Bekasi juga terjadi di hampir semua Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Di luar anggaran rutin, 70-80% APBD habis untuk membiayai birokrasi, seperti gaji, fasilitas, dan kantor-kantor pejabat. Dari sekitar  497 bupati dan walikota, hanya 20 saja yang bagus. Pejabat yang berhasil membalik rasio APBD-nya, menjadi 70% untuk rakyat dan 30% untuk birokrasi. Karenanya dia meminta agar warga, khususnya para seniman dan pemuda harus lebih kritis dalam upaya memperbaiki keadaan. Hanya dengan cara itu Indonesia bisa diselamatkan. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Subsidi Biaya Haji 2027 jadi Kabar Baik bagi Calon Jemaah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:30

Hanya PDIP Berani secara Vulgar Menyerang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 04:07

Sangat Aneh Parpol di DPR Tidak Tegas soal Putusan MK terkait Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:41

Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri: Kekuatan Harus Berujung Rasa Aman Rakyat

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:30

Suyudi Bakal Bawa Korps Bhayangkara Makin Profesional

Jumat, 09 Oktober 2026 | 03:10

Komisi I DPR Usul Dua Rekomendasi soal Status Kavling TNI AL Pangkalan Jati

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:46

Soal Putusan MK, Jokowi-Gibran sedang Menuai Hasil

Jumat, 09 Oktober 2026 | 02:01

PPTQ Al-Ghozali Majalengka Pastikan Isu Perundungan Hoaks

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:26

AHDAA Raih Penghargaan Indonesia Halal Awards 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 | 01:09

Industri Percetakan Butuh Kolaborasi Lintas Kementerian

Jumat, 09 Oktober 2026 | 00:36

Selengkapnya