Berita

PPI se-Dunia Kecam Aksi Pembantaian terhadap Muslim Rohingya

JUMAT, 03 AGUSTUS 2012 | 19:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) se-Dunia mengecam segala bentuk tindakan kekerasan dan tidak berperikemanusiaan yang terjadi tehadap etnis Rohingya di Myanmar.

Karena itu, pemerintah Myanmar didesak memberikan jaminan keamanan dan perlindungan kepada etnis Rohingya serta memberikan akses seluas-luasnya terhadap kehadiran lembaga-lembaga kemanusiaan internasional untuk memberikan bantuan di daerah terkait.

Hal itu disampaikan Koordinator PPI se-Indonesia Zulham Effendi dalam keterangan pers yang diterima Rakyat Merdeka Online (Jumat, 3/8).

"Kami berkeyakinan bahwa  jaminan hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani merupakan hak mendasar untuk dimiliki oleh setiap manusia di berbagai belahan bangsa yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun," jelasnya.

Kepada Pemerintah Indonesia, PPI se-Dunia meminta agar membekukan,  hubungan diplomatik sementara dengan Pemerintah Myanmar sampai memberi perlindungan dan menjamin keamanan etnis Rohingya.

Tak hanya itu, PPI se-Indonesia mendesak pemerintah Indonesia memasukkan isu Rohingya ke agenda pembahasan dalam pertemuan negara-negara ASEAN guna mendorong penetapan demokrasi berbasis ‘plural integration’ dan membuat mekanisme khusus penanganan pengungsi di regional Asia Tenggara.

"Meminta Pemerintah Indonesia mengusulkan ke ASEAN agar keanggotaan Myanmar ditinjau ulang karena telah melanggar isi Deklarasi Bangkok yaitu meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional," tandasnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya