Berita

presiden sby

PAN Tolak Pengesahan RPP Tembakau

JUMAT, 03 AGUSTUS 2012 | 13:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjanji akan segera menandatangani Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengendalian Dampak Tembakau terhadap Kesehatan. Tapi, partai-partai di DPR tetap menolak pengesahan RPP tersebut.

"Kami dari Fraksi PAN tolak itu. Belum waktunya dilaksanakan RPP Tembakau itu," ujar anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PAN Ahmad Riski Sadig kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.

Dia mengingatkan, jangan hanya karena negara kita disorot World Health Organization (WHO), karena tidak mau menandatangi masalah pengendalian dampak tembakau, lalu mengorbankan banyak orang dengan mengesahkan RPP Tembakau tersebut.

Walaupun sering disampaikan bahwa RPP tidak melarang orang untuk menanam tembakau; tidak melarang orng merokok; tidak melarang orang memasang iklan rokok, tapi, katanya, secara langsung dan tidak langsung efektnya akan terasa.

"Itu masih berlindung di balik kalimat-kalimat jebakan yang itu akan berakibat susahnya petani tembakau melakukan penanaman tembakau," ungkapnya.

Misalnya, dia menambahkan, petani tembakau tidak diijinkan menjual tembakau ke perusahaan rokok. "Lalu mau dijual kemana. Wong pembeli terbesar ada di sana. Jadi ini belum clear juga menurut saya," jelasnya.

Karena itu, sejak awal PAN menolak pengesahan RPP Tembakau itu. Bahkan, hampir semua fraksi yang ada di DPR menolak hal yang sama. 

"PAN menolak seandainya pun akan dijalankan. Itu sejak awal. Menurut saya sih hampir 8 fraksi menolak itu. Karena format penyelesaian terhadap problematika petani tembakau tidak jelas," tegasnya.  [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya