Berita

presiden sby

PAN: Pemerintahan SBY akan Dicatat Sejarah kalau Berhasil Jalankan BPJS

KAMIS, 02 AGUSTUS 2012 | 15:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Amanat Nasional menyambut baik sikap pemerintah yang mulai menyiapkan realisasi jaminan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau golongan miskin. Bahkan, kemarin Presiden SBY mengatakan dana Rp 25 triliun akan disiapkan sebagai investasi awal Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Anggota Komisi XI DPR Rizki Sadiq mengungkapkan, pengesahan BPJS merupakan terobosan radikal yang dilakukan Bangsa Indonesia tentang persoalan jaminan sosial terhadap seluruh masyarakat Indonesia. Meski memang, negara-negara berkembang sudah lebih dahulu melakukannya.

"Yang paling dekat Malaysia, sudah melaksanakan 1990-an kalau tidak salah. Alhamdullillah, sejak tahun 1994, payung hukumnya sudah dibuat lewat UU SJSN. Nah pelaksanannya baru disahkan 2011 yang lalu. Jadi saya pikir ini sebuah hal yang luar biasa," ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 2/8).

Menurutnya, akan menjadi catatan sejarah buat Presiden SBY kalau bisa melaksanakan BPJS itu dengan baik. Untuk merealisasikan hal tersebut, dia mengingatkan, semua energi harus dikerahkan untuk mensukseskannya.

"Jadi tidak bisa satu kementerian atau lembaga. Ini adalah kerja kolektif seluruh stakeholder pemerintahan dan semua BUMN yang sudah bertranformasi dan juga kesadaran masyarakat Indonesia khususnya masyarakat menegah ke atas karena ada beberapa item itu subsidi silang," papar politikus PAN ini.

Karena, katanya lagi, kalau hanya mengandalkan keuangan negara, bukan tidak mungkin fiskal kita akan jebol. "Tapi kalau bisa itu dikombinasikan, yang kaya mengcover yang miskin dan formulasinya harus segera dirumuskan oleh pemerintah menurut saya," ungkapnya.

Selain itu, kalau formulasinya sudah ditentukan, jangan lupa, waktu yang tersisa 1,5 tahun ini harus digunakan semua energi untuk mempersiapkan infrastruktur kesehatan. Karena BPJS ini akan dimulai pada awal Januari 2014. "Nah itu harus ada good will untuk mendorong bersama-sama," tandas mantan Ketua Umum BM PAN ini. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya