Berita

LKC Dompet Dhuafa Gelar Seminar dan ALS Bagi Buruh Migran Indonesia di Hongkong

SELASA, 31 JULI 2012 | 14:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa bekerjasama dengan Layanan Kesehatan Terpadu (LKT) Dompet Dhuafa Hongkong menyelenggarakan seminar kesehatan di Leader Dance Seaview Commercial Building, Sheung Wan Exit C HK 1/F MTR belum lama ini.

Seminar Kesehatan yang mengangkat tema "Puasa, Mengubah Hidup Kita Menjadi Sehat" diikuti sekitar 250 perempuan Buruh Migran Indonesia (BMI) dan dimulai sejak pukul 11.00 - 13.00 waktu setempat.

Direktur LKC Dompet Dhuafa, Dr Yahmin Setiawan, MARS selaku narasumber di acara seminar tersebut menyampaikan tentang manfaat puasa yang dapat menyehatkan jasmani secara langsung dalam bentuk dapat membuang racun-racun dalam tubuh (detoksifikasi).

"Proses detoksifikasi akan semakin optimal apabila seseorang berpuasa minimal 30-40 hari dalam setahun," ungkapnya.

Ia juga mengatakan banyaknya kasus stroke yang dialami oleh BMI di Hongkong semestinya dapat menjadi perhatian yang serius, sehingga dengan berpuasa akan menjadi salah satu usaha pencegahan dan pengobatan selain dilakukan
pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Tujuan dari seminar tersebut, lanjut dokter Yamin, untuk memberikan pengetahuan tentang manfaat puasa bagi kesehatan dan bagaimana cara agar para buruh wanita tersebut mampu menjaga kesehatan dengan optimal.

Selain seminar, panitia juga menggelar kegiatan Aksi Layan Sehat (ALS)
dalam bentuk pemeriksaan gula darah, kholesterol dan asam urat serta
pemeriksaan tekanan darah.

Bagi buruh yang ditemukan hasil pemeriksaan darahnya tidak normal diberikan kesempatan untuk konsultasi kesehatan kepada dokter yang bertugas.

Para peserta yang hadir sangat bersemangat dalam mengikuti acara seminar kesehatan dan pemeriksaan kesehatan tersebut dan berharap dapat dilakukan secara rutin per semester atau per tahun oleh LKC dan LKT Hongkong. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya