Berita

wanda hamidah

Wanda Hamidah: Strategi Dakwah Harus Sesuai dengan Perkembangan Teknologi

SENIN, 30 JULI 2012 | 14:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Strategi dakwah harus menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi. Sebab saat ini masyarakat menengah begitu ketergantungan terhadap berbagai teknologi baru. Baik promosi atau berdikusi dan berbagi, setiap orang saat ini adanya di media sosial atau blackberry messanger.

"Selain itu, saat ini makan-makan bagi masyarakat menengah bukan hanya untuk mengisi perut saja, tetapi menjadi gaya hidup,” kata aktivis dan politisi PAN Wanda Hamidah dalam Pengkajian Ramadhan Pimpinan Pusat Muhammadiyah "Strategi Dakwah di Kalangan Menengah," di Aula Rumah Sakit Islam, Cempaka Putih, Jakarta (Senin, 30/7).

Gaya hidup ini didukung oleh keberadaan materi dan berbagai fasilitas. Namun sesungguhnya kelas menengah itu kata Wanda, sangat rapuh karena bisa terjebak pada hal-hal yang instan.  “Banyak yang mengejar citra dan trend, tetapi semua itu hanya bohong atau kepura-puraan,” katanya.

Sehingga apa yang mereka lakukan adalah mengejar prestise, tidak cukup dengan harga yang menengah, bahkan banyak yang membelinya sangat mahal sekali.

Kondisi ini meninggalkan pekerjaan rumah, stategi dakwah secara apa? Menurut Wanda, perlu dakwah menggunakan media sosial, memberikan materi-materi yang dibutuhkan mereka. “Materi itu harus menjawab kegalauan masyarakat mereka,” jelasnya.

Walaupun sesungguhnya materi-materi itu merupakan sesuatu yang biasa-biasa saja, namun menurut mereka itu luar biasa.  Masyarakat menengah seperti ini sesungguhnya sangat membutuhkan kehadiran Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

“Sebab mereka kekurangan materi keagamaan, walaupun sebenarnya mereka terkadang menginginkan siraman rohani secara berkala. Dan kalau mereka dirangkul, mereka bisa dengan mudah memberikan kontribusi dan kerjasama dengan kita,” jelas anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta ini. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya