Partai Golkar meminta kepada warga Jakarta, khususnya kepada kadernya, untuk menggunakan hak pilih pada putaran kedua pemilihan kepala daerah DKI Jakarta, 20 September mendatang.
"Partai Golkar meminta warganya untuk memberikan hak pilihnya dalam putaran kedua dengan sungguh-sungguh. Jangan sampai ada yang tidak memilih," ujar Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y. Thohari kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 29/7).
Pada putaran kedua nanti, pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli akan bertemu dengan pasangan Joko Widodo-Basuki T. Purnama. Soal siapa yang akan didukung, partai berlambang beringin itu menyerahkan sepenuhnya kepada kader dan simpatisannya. "Partai Golkar membebaskan kepada warganya untuk memilih siapa sesuai dengan aspirasi dan hati nurani masing-masing," ungkapnya.
Karena memang, pada putaran kedua nanti, Partai Golkar, secara kelembagaan, tidak akan mendukung salah satu pasangan calon. "Partai Golkar, secara kelembagaan tidak menyatakan dukunganya kepada salah satu calon. Dan karena itu secara kelembagaan tidak melakukan koalisi dalam pilgub dengan partai mana pun," tandas Wakil Ketua MPR ini.
Kemarin petang, Ketua Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie juga sudah memastikan bahwa partainya tak akan berkoalisi dengan partai politik manapun dalam putaran kedua pemilihan Gubernur DKI Jakarta. "Biar saja rakyat yang memilih," katanya usai menghadiri acara buka bersama Golkar di Jakarta. [zul]