hatta rajasa
hatta rajasa
Di antara ketiga partai itu, mantan Ketua Umum DPP KNPI itu mengakui sedang mempertimbangkan untuk bergabung dengan PAN. Elit PAN sendiri pun sudah menawarinya untuk bergabung.
"Apalagi saya senang dan kecantol dengan pribadi (Ketua Umum PAN) Pak Hatta (Rajasa). Karena menurut saya Pak Hatta Rajasa wise dan bisa ngemongin. Dan (bisa wise dan ngemongin) bukan soal beliau mau jadi presiden atau tidak jadi presiden," ujarnya saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online Jumat, (27/7).
Salah satu hal yang membuat Adhyaksa kecantol ke kepada Hatta Rajasa adalah saat dia mendengar jawaban Menko Perekonomian itu ketika ditanya soal kesiapan maju sebagai calon presiden. Saat itu, Hatta menjawab dengan membaca surat Al Imran ayat 26.
"Quli allaahumma maalika almulki tuktii almulka man tasyaau watanzi'u almulka mimman tasyaau watu'izzu man tasyaau watudzillu man tasyaau biyadika alkhayru innaka 'alaa kulli syai in qadiir," ujar Adhyaksa mengulangi ayat yang dibacakan Hatta Rajasa saat ia tanya soal capres.
Arti ayat Al Quran itu adalah: Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Usai membaca ayat tersebut, jelas Adhyaksa, Hatta menjelaskan, bahwa ada orang yang diberi kekuasaan tapi tidak diberikan kemuliaan. Tapi ada orang yang diberi kemuliaan, tapi tidak diberi kekuasaan.
"Tapi kalau saya boleh milih, saya lebih milih kemuliaan daripada kekuasaan. Tapi kalau saya diberi kekuasaan, kata dia (Hatta), akan saya pakai untuk kemuliaan. Kemuliaan agama dan bangsa," ujar Adhyaksa lagi mengutip pernyataan Hatta.
Adhyaksa menjelaskan, dia belum pernah mendapat jawaban dari tokoh atau figur yang memberikan jawaban seperti yang disampaikan oleh Hatta Rajasa tersebut saat ditanya tentang motivasi maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang.
"Oleh karena itu saya tertarik dengan pribadi beliau. Apalagi PAN ini, partai reformasi. Saya tidak main hitung-hitungan apakah partai ini akan besar atau kecil. Motivasi saya masuk partai bukan kedudukan lagi," tandas Adhyaksa.
Meski begitu, dia mengaku masih harus istikhoroh terlebih dahulu sebelum memutuskan bergabung dengan partai berlambang matahari biru tersebut. "Jadi belum final. Memang saya mengarah ke sana," tandasnya. [zul]
Populer
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Senin, 13 April 2026 | 08:21
UPDATE
Senin, 20 April 2026 | 22:11
Senin, 20 April 2026 | 22:06
Senin, 20 April 2026 | 22:01
Senin, 20 April 2026 | 21:54
Senin, 20 April 2026 | 21:52
Senin, 20 April 2026 | 21:34
Senin, 20 April 2026 | 21:14
Senin, 20 April 2026 | 21:05
Senin, 20 April 2026 | 20:41
Senin, 20 April 2026 | 20:39