Berita

ilustrasi/ist

Kesehatan

Perpanjang Harapan Hidup Penderita HIV/AIDS

JUMAT, 13 JULI 2012 | 08:11 WIB

RMOL.Terapi Antiretroviral (ARV) bisa memperpanjang harapan hidup penderita Human Immu­nodeficiency Virus/Acquired Im­muno Deficiency Syndrome (HIV/AIDS). Jika seseorang sudah terdeteksi positif HIV/AIDS, maka penderita dapat segera diobati dengan minum obat ARV.

“Minum ARV juga bermanfaat untuk menurunkan risiko pe­nularan pada orang lain,” kata Ketua Ke­lompok Studi Khusus (Pokdisus) AIDS FK UI/RSCM, Samsuridjal Djauzi di seminar media yang bertema “Upaya Pencegahan dan Pemeriksaan Kasus HIV Diga­lakkan Untuk Mempercepat Tu­runnya Mor­biditas dan Morta­litas” di Jakarta, Sabtu (30/6).

Kini, Pokdisus AIDS FK UI/RSCM mau mencanangkan pe­meriksaan lima juta orang, se­hingga dapat meningkatkan de­tek­si kasus HIV/AIDS dan me­la­kukan pengobatan ARV. “Pe­me­riksaan kasus HIV/AIDS per­lu lebih digalakkan guna mem­per­cepat turunnya angka kesakitan (mor­biditas) dan angka kematian (mo­r­talitas) akibat penyakit me­ma­tikan itu di Indonesia,” kata  Samsuridjal.

Setidaknya, jika deteksi sudah dilakukan, maka terapi moni­toring bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) penting untuk diketahui yaitu mengetahui jum­lah virus HIV dalam darah lewat viral load.

Menurut dia, infeksi HIV di­pre­diksi masih akan terus me­ning­kat di Indonesia sampai tahun 2020. “Peran tenaga kese­hatan untuk menganjurkan tes HIV penting untuk diagnosa dini. Juga perlu dilakukan peningkatan jaringan layanan terapi,” kata Samsuridjal yang juga menjabat Ketua Kolegium Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) ini.

Berdasarkan data RSCM, ada beberapa kasus infeksi opor­tu­nistik (penurunan kekebalan tubuh) yang bisa terjadi akibat virus HIV/AIDS, yaitu kan­di­diasis mulut esofagus 80,8 per­sen, tuberkulosis 40,1 persen, si­to­megalovirus 28,8 persen, en­sefalitis toksoplasma 17,3 persen, pneumonia P. carinii (PCP) 13,4 persen, herpes simpleks 9,6  per­sen, M. avium kompleks (MAC) 4,0 persen, kriptospo­rodiosi 2,0 persen dan histoplas­mosis paru 2,0 persen.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menargetkan, tahun 2015 dapat menurunkan infeksi baru HIV pada laki-laki dan pe­rem­puan muda sebesar 50 persen, menurunkan infeksi baru HIV pada bayi dan anak 90 persen serta menurunkan angka ke­matian terkait HIV 50 persen.

Dari 350 ribu orang Indonesia yang diduga menderita HIV, saat ini baru 70 ribu yang telah mela­kukan tes. Sedangkan, 280 ribu lainnya belum diketahui. “Upaya menjangkau jumlah yang belum dites tersebut terus dilakukan. Salah satunya adalah menye­diakan sarana pemeriksaan yang mudah dilakukan, mudah diakses dan tersedia sampai ke daerah pedesaan,” ungkapnya.

Ketua PAPDI itu juga menilai, upaya pencegahan ini harus dibarengi ketersediaan alat pe­me­riksaan diagnostik di rumah sakit dan laboratorium pemerintah, juga harus signifikan, terutama di daerah-daerah dengan angka penderita HIV yang tinggi.

“Layanan di daerah tertinggal harus sama baiknya dengan di kota besar,” kata dokter yang juga mengajar di Departemen Ilmu Penyakit FK UI itu. Misalnya, Papua Barat, Jawa Timur, Jawa Barat, Batam (Kepulauan Riau), Jakarta, yang termasuk di da­lamnya dengan angka pengidap HIV tertinggi. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya