Berita

thamrin amal tamagola

Prof. Thamrin Amal Tamagola: Heran, Kok KPK Belum Pernah Tangkap Orang Asing

SELASA, 10 JULI 2012 | 14:28 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Korupsi proyek pengadaaan Wisma Atlet dan korupsi proyek-proyek pemerintahan lainnya memang sangat disesalkan. Tapi, beruntung saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi sedang mengusutnya.

Tapi diingatkan, ada sebuah kejahatan kerah putih yang bisa memiskinkan oleh rakyat. Dan kejahatan itu lewat proses kebijakan, yaitu memberikan keistimewaan kepada asing mengeksplorasi sumber daya alam Indonesia.

"Sekarang ini terjadi penjarahan dan penjualan (aset) negeri. Pemerintah sekarang telah mengkhianati,  negeri, rakyat dan konstitusi dengan penjualan yang membuat kontrak yang menghabisi (kekayaan) negeri ini," ujar sosiolog Prof. Thamrin Amal Tamagola dalam diskusi "Rezim Kleptokrasi: Dari Skandal Hambalang Sampai Korupsi Kitab Suci" di Rumah Perubahan, Duta Merlin, Jakarta Pusat (Selasa, 10/7).

Dia mengungkapkan, di Lampung dan Bima, aset-aset ekonomi rakyat paling dasar yaitu tanah, dirampas oleh perusahaan-perusahaan asing secara legal-konsititusional karena UUD 1945 sudah diamandemen. Karena itu, secara tidak langsung negara memfasilitasi asing. "Kekayaan Indonesia tinggal dari Sulawesi ke Timur," jelasnya.

Tapi, Gurubesar Universitas Indonesia ini heran, kenapa terhadap kejahatan jenis seperti ini, belum pernah digarap oleh KPK. "Kenapa KPK tidak pernah menangkap orang asing? Itu juga sangat mendasar. Yang konsisten tentang ini adalah Amien Rais dan Tjatur (Sapto Edy)," ungkapnya. [zul]


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya