Berita

ilustrasi

Ironis, Koruptor hanya Berpikir Now or Never

SELASA, 10 JULI 2012 | 13:52 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Praktik tindak pidana korupsi yang dilakukan para elit di negeri ini sungguh memprihatinkan. Saat ini, tak ada satu pun benda dan objek yang luput dari radar para koruptor.

"Kita sudah dalam posisi melihat jika dalam ruang hidup ini adalah semuanya bisa dikorupsi oleh para elit. Jangan-jangan ntar ayat sucinya juga dikorup," ujar politikus Partai Nasdem Ferry M. Baldan dalam diskusi "Rezim Kleptokrasi: Dari Skandal Hambalang Sampai Korupsi Kitab Suci" di Rumah Perubahan, Duta Merlin, Jakarta Pusat (Selasa, 10/7).

Hal itu terjadi karena korupsi sudah dianggap sesuatu yang biasa. Artinya sudah terbangun sebuah persepsi dan tersebar kadar imunitas dalam melakukan korupsi. Akhirnya yang terjadi koruptor bertangan dingin.

"Ketika korupsi menjadi biasa, tidak ada malu, bareng anaknya, ayat suci pula. Ini adalah sikap imun yang hadir ketika mereka melakukan korupsi. Kita rindu orang yang malu dan pilih untuk mundur ketika ketahuan korupsi. Saya khawatir, dinginnya para pelaku korupsi, mereka lebih percaya diri dari penyidik," ungkapnya.

Para koruptor ini berpikir now or never dalam melakukan korupsi. Semunya berpikir mumpung punya kesempatan dan mereka tidak berpikir jabatan bukan lagi sebuah kehormatan tapi kesempatan. "Ketika jabatan dianggap bukan kehormatan, itu menjadi awal kerusakan. Kita menghadapi kasus koruptor berdarah dingin di negeri ini," tandas mantan politikus Golkar ini. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya