Berita

ilustrasi/ist

PMKRI: Sekarang, Korupsi adalah Kegiatan Biasa yang Semua Orang Berhak Lakukan

SELASA, 10 JULI 2012 | 13:42 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Kasus korupsi di Indonesia bermunculan karena ada sistem yang mengizinkan, pemerintahan yang gagal dan banyak kebohongan yang diciprtakan rezim.

Demikian disampaikan Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Parlindungan Simarmata, dalam diskusi bertajuk "Rezim Kleptokrasi: Dari Skandal Hambalang Sampai Korupsi Kitab Suci" di Rumah Perubahan 2.0, Duta Merlin, Jakarta Pusat, Selasa (10/7).
 
"Banyak hal yang belum tuntas diselesaikan oleh aparat jika bicara kasus korupsi, tapi sudah muncul kembali kasus yang sama dengan pelaku yang adalah bagian dari sistem pemerintahan ini," ujarnya.


Korupsi Hambalang, menurutnya, tindak korupsi yang berada di periode transisi pemerintahan periode lalu ke pemerintahan sekarang. Bahkan hingga kini masih jadi pertanyaan besar apakah tanah Hambalang sudah dilakukan uji tekstur tanah sebelumnya.

"Belum beres Hambalang, muncul lagi kasus korupsi Al Quran. Kini korupsi adalah kegiatan biasa, siapapun punya hak dan kesempatan untuk korup dan tidak berpikir lagi barang apa yang akan dikorup tapi yang akan didapat. Kitab suci saja dikorupsi," tuturnya.

Menurutnya, butuh sebuah komitemen untuk perubahan, apakah itu sistem, karakter atau metode berpikir. Yang pasti itu semua harus dimulai dari sekarang.

"Sistem sekarang ini memang mempermudah orang-orang yang ada di dalam untuk korupsi dan penggelembungan dana," katanya. [ald]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya