Berita

Maria Sharapova

Olahraga

Punya Kans, Sharapova Tetap Keok

Tenis Wimbledon 2012
RABU, 04 JULI 2012 | 09:34 WIB

RMOL. Impian Maria Sharapova meraih gelar kedua Wimble­don harus dikubur dalam-dalam. Petenis cantik asal Rusia ini harus angkat koper, setelah disingkirkan pe­tenis Jerman, Sabine Lisicki di babak keempat 4-6 dan 3-6.

Padahal, Sharapova datang ke Wimbledon dengan semangat besar, setelah sukses menjuarai Prancis Terbuka untuk pertama­ka­linya. Sayang, pe­­tenis yang baru saja menempati peringkat satu dunia ini tidak ber­kutik meladeni serangan ung­gulan ke-15, Sabine Lisicki.

Kemenangan Sabine Lisicki ini merupakan balas dendam atas ke­kalahannya di semifinal Wim­ble­don tahun lalu.

“Saya sebenarnya memiliki pe­­­luang. Tapi saya tidak meman­faat­kannya. Tapi saya kira ba­nyak hal bagus yang dilakukan la­­wan saya,” kata Sharapova.

Meski tersingkir, Sharapova tak terlalu khawatir. Soalnya, po­sisinya sebagai peringkat satu du­nia masih cukup aman. Si can­t­ik yang terkenal dengan le­ngu­hannya ini menggaransi dirinya akan melakukan segalanya agar dapat tampil bagus di turnamen-turnamen lapangan keras, yang akan diakhiri di turnamen AS Terbuka pada Agustus.

“Anda hanya dapat menggu­na­kan kekalahan ini sebagai mo­tivasi. Tentu saja anda ingin tetap berada di posisi puncak selama mungkin. Tentu saja semua orang mengincar tempat itu,” kata Sha­rapova.

“Sekali saya merasa sedikit santai, saya yakin akan meng­gunakan (kekalahan) ini sebagai motivasi besar dan tetap melaju setelah banyak tujuan yang ber­hasil saya capai,” tambahnya.

Pada kesempatan sama, juara empat kali Wimbledon, Serena Wil­­liams berhasil lolos ke per­em­patfinal untuk kesepuluh kali­nya selama karier. Bekas petenis nomor satu dunia ini meraih k­e­menangan susah payah, me­nga­lahkan Yaro­slava Shvedova 6-1, 2-6 dan 7-5.

Di babak selanjutnya, Serena akan berhadapan dengan juara bertahan Petra Kvitova. Petenis asal Ceska ini berhasil lolos, setelah menumbangkan lawan tangguh Francesca Schiavone 4-6 7-5 6-1.

Sedangkan duel seru juga akan mempertemukan babak perem­pat­final lainnya, yang mana Ag­nieszka Radwanska akan berha­da­pan dengan Mario Kirilenko. Victoria Azarenka juga berhasil lolos setelah mengalahkan Ana Ivanovic 6-1 6-0.

Di kelompok putra, unggulan utama, Novak Djokovic melang­kah ke perempatfinal, setelah me­ngalahkan Viktor Troicki de­ngan mudah 6-3, 6-1 dan 6-3.

Djokovic turun lapangan de­ngan catatan memenangi semua 11 per­temuannya dengan pemain itu dan dia kelihatan tidak pernah me­ng­alami kesulitan saat mema­tikan ser­vis la­wan­­­­­­nya pada game ke­­enam untuk meme­na­ngi set pertama.

Petenis nomor satu dunia itu dengan mudah menggulung la­wannya pada set kedua, mema­ti­kan bola lawannya untuk ketiga kalinya ketika melancarkan pu­kulan “forehand” dan menyele­saikan laga hanya dalam waktu 24 menit.

Di babak selanjutnya, The Djo­­ker akan menghadapi pemenang antara Richard Gasquet atau Flo­rian Mayer.

Sementara itu, nasib berun­tung masih menaungi Roger Fe­derer. Sempat mendapatkan pe­ra­watan karena cedera, Federer bisa mela­ju ke babak selanjutnya dengan susah payah mengatasi Xavier Malisse 7-6, 6-1, 4-6 dan 6-3.

Federer memang sempat men­dapatkan perawatan cedera pada set pertama. Saat itu, mantan pe­te­nis nomor satu dunia putra ini tidak mampu bergerak bebas. Namun, lewat tie break Federer ber­hasil merebut set pertama de­ngan kemenangan 7-6.

Setelah sempat tertunda kare­na hujan, Federer kembali men­da­patkan perawatan cedera pada set ketiga. Cedera ini cukup me­ngang­gunya, sehingga Federer harus kehilangan set ketiga de­ngan skor 4-6 dari Malisse, se­telah pada set kedua menang de­ngan skor 6-1.

Kendati demikian, Federer sama sekali tidak menyerah. Am­bisinya yang besar untuk me­raih gelar juara ketujuh di Wim­bledon, membuat Federer beru­saha untuk memenangkan per­tan­dingan.

“Mungkin, hujan ini membuat kami istirahat dua hari dan juga ada gangguan angina yang ken­cang, tapi saya mampu lolos pa­da akhirnya,” katanya.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya