Berita

Rihanna

Blitz

Rihanna, Nenek Meninggal, Konser Kacau

RABU, 04 JULI 2012 | 08:52 WIB

RMOL. Dalam keadaan duka ke­hi­la­ngan sang nenek tercinta, Ri­hanna tak bisa membatalkan jad­wal panggungnya di Swe­dia. Ka­rena memaksakan diri, penon­ton pun protes dengan aksi Ri­han­na yang dianggap berantakan.

Rihanna tampil di acara ta­hunan Peace and Love Fes­tival, akhir pekan lalu. Pe­nam­pilan tersebut berlangsung be­be­rapa jam setelah Rihanna tahu sang nenek tercinta tutup usia.

Dara asal Barbados itu tam­pil 45 menit terlambat dari jad­wal yang seharusnya. Pe­nam­pilannya pun tak prima. Di be­berapa lagu, Rihanna me­mi­lih lipsync sementara ketika ber­nyanyi live suaranya kacau.

Para penonton pun protes le­wat twitter. Mereka yang sudah menanti penampilan Rihanna memilih untuk pulang ke­tim­bang terus menyaksikan aksi pelantun hit We Found Love itu hingga akhir. Rihanna seperti sedang tidak dalam keadaan sadar di atas panggung.

“Sangat tidak suka Rihanna begitu. Seperti sedang ter­pe­nga­ruh narkoba di depan ribuan anak-anak dan remaja. Ini me­ma­lukan,” kicau seorang fan.

Rihanna makin mem­per­buruk aksinya lewat sebuah lagu yang salah alamat. Ri­hanna mempersembahkan lagu Redemption Song untuk para korban pembunuhan yang di­lakukan Anders Behring Beivik di Oslo, Norwegia. Namun Rihanna sepertinya salah sang­ka, karena ia tampil di Swedia, bukan di Norwegia.

“Catatan untuk Rihanna. Borlange itu bukan Oslo dan tidak ada yang terbunuh oleh Breivik di sini. Tapi terima kasih dia telah datang,” sindir fan yang kesal.

Rihanna sendiri telah meng­unggah sejumlah foto ne­nek­nya, Clara ‘Dolly’ Bratwaite ke twit­ter. “Selamat tinggal gra­ngran DOLLY, istirahat lah yang te­nang di sana,” tulisnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya