Berita

Nusantara

Alex: Jangan Perlakukan Warga Seperti Bambu

JUMAT, 29 JUNI 2012 | 22:48 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Tingginya harapan masyarakat agar Alex Noerdin-Nono Sampono terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada DKI Jakarta semakin terasa. Derasnya dukungan masyarakat nampak dalam kampanye yang dilakukan pasangan nomor urut 6 ini.

Di hari keenam kampanye, Alex-Nono menyisir wilayah Jakarta Utara, Jumat (29/6). Ribuan warga di setiap titik yang kunjungi mewarnai kampanye terbuka pasangan yang diusung Partai Golkar, PPP, dan PDS itu.

Alex-Nono mengawali kampanyenya di Luar Batang, Muara Baru, Penjaringan. Kehadiran Alex-Nono disambut ribuan warga yang berebut untuk berjabat tangan.


Di tempat ini, pengobatan gratis kembali menjadi kegiatan kampanye pasangan dengan tagline 3 Tahun Bisa itu.

"Kami rasakan berat hidup di Jakarta dengan biaya yang serba mahal. Biaya sekolah dan berobat semakin besar. Untuk itu kami berharap Bang Alex dan Bang Nono bisa terpilih agar warga bisa menyekolahkan anaknya dan berobat gratis," kata tokoh masyarakat Penjaringan H. Said Tuan Kebo.

Selain menyampaikan program kerja 3 Tahun Bisa, Alex-Nono juga mendengarkan keluh kesah warga. Seperti yang disampaikan H Mustadi, warga Muara Baru umumnya mengalami kesulitan air bersih, serta kerap kali mengalami penggusuran tempat tinggal oleh pemerintah setempat, dengan nilai ganti rugi yang tidak sepadan.

Menanggapi hal ini, Alex Noerdin menyatakan, rakyat bukan layaknya bambu, yang dipergunakan saat akan membangun dan diperlakukan seenaknya. Digusur tempat tinggalnya begitu saja, saat pembangunan gedung mulai dibangun.

Alex-Nono berjanji persoalan yang dihadapi oleh warga Muara Baru, segera diselesaikan begitu dirinya terpilih pada pilkada DKI Jakarta.

Dari Penjaringan, Alex-Nono menyusuri Utara Jakarta menuju Cilincing. Alex dan Nono berkesempatan melaksanakan salat Jumat di Masjid Al Alam. Masjid ini merupakan peninggalan Sunan Gunung Jati atau Fatahilah.

Selepas salat Jumat, Alex-Nono yang sudah ditunggu ribuan warga di halaman masjid diarak menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berjarak sekitar 500 meter dari masjid.

Alex berkesempatan mengikuti acara Selamatan Pesta Nelayan yang digelar warga setempat. Alex mengatakan, saat ini nelayan di utara Jakarta harus melaut lebih jauh, karena bibir pantai dipenuhi sampah.

"Rakyat makin susah. Nelayan harus melaut semakin jauh. Tentunya membutuhkan solar yang semakin banyak. Belum lagi mereka harus menyekolahkan anak-anaknya dan membayar pengobatan jika ada keluarga yang sakit," terang Alex.

Untuk itu, kata Alex, dirinya dan Nono Sampono telah berkomitmen untuk membantu kesulitan warga. Dengan melakukan program sekolah gratis dari SD hingga SMA, dan berobat gratis bagi warga Jakarta dengan hanya menunjukkan KTP.

Kampanye Alex-Nono selanjutnya dengan menyambangi kediaman tokoh masyarakat, Abdul Hasyim atau yang lebih akrab dengan panggilan Haji Acim di Sukapura, Semper. Tak berbeda dengan kunjungan sebelumnya, ribuan warga antusias menyambut kehadiran pasangan yang berkomitmen mundur jika gagal merealisasikan janji kampanyenya.

Tanah Merah, Plumpang menjadi lokasi terakhir yang dikunjungi Alex-Nono dan sekaligus menutup kampanyenya di wilayah Jakarta Utara. Di kawasan ini, Alex-Nono mendengarkan keluhan warga yang lebih dari 20 tahun tidak memiliki KTP DKI.

"Kalau saya dan Pak Nono terpilih, tak perlu waktu lama. Cukup satu bulan, saya jamin akan saya selesaikan masalah KTP ini," pungkasnya. [arp]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya