Berita

Iyan Sambiran dan Nunung

Blitz

Nunung Paksa Iyan Clear-kan Istri-istrinya Dulu

Syarat Kalau Mau Tetap Menikah
SENIN, 25 JUNI 2012 | 09:25 WIB

RMOL. Keluarga besar Nunung kecewa dan pasrah. Anak Nunung yang masih sekolah SD malu sampai bolos sekolah.

Nunung akhirnya buka mulut sendiri menanggapi gonjang-ganjing calon suaminya, Iyan Sambiran, yang dise­but-sebut belum resmi bercerai dari istri-istrinya terdahulu. Dengan geram, Nunung merasa tak merebut Iyan dari pelukan Dewi Vistiatin alias DJ Wendy, wanita yang mengaku masih istri Iyan.   

“Saya tidak pernah merebut suami orang. Saya kenal dengan Iyan sudah lama, tiga tahun. Tapi sebatas hubungan profesional. Baru awal tahun ini kita mu­lai ada hubungan emosional,” jelas Nunung di Jakarta, Jumat (22/6).  

Bintang Srimulat yang main di program komedi Opera­Van Java itu sempat di­buat stres dengan pe­nga­­­kuan Dewi.

“Ini cobaan buat saya. Ya cobaan ini harus dilewati dengan cara apapun. Tandanya, kita masih di­sayang oleh Allah,” ucap Nunung.

Sedianya, pernikahan Nunung dan manajernya itu akan dihelat usia Lebaran nanti. Tapi karena ada masalah ini, apa Nunung batal nikah atau mundur nih?

“Saya bilang sama Iyan, kalau mau menikah dengan saya, se­muanya harus diselesaikan dengan jelas. Intinya, se­lesaikan dulu masalah dia dengan yang lainnya,” tegas Nunung.

Awalnya, ia sempat kaget saat calon suaminya dikabarkan belum bercerai dengan Dewi. Tak hanya itu, surat cerai yang ada, justru diduga palsu.

 â€œYa pertama kaget, ini kok ada ka­yak gini, kamu gimana sih. Tapi nggak ada sewot-sewotan, nggak bete atau marah. Kita bukan anak kecil. Setelah ngobrol dapat penjelasan, ya sudah,” papar Nunung.

Meski tak bermasalah buat Nunung dan Iyan, kabar tak sedap mempe­ngaruhi keluarga besar Nunung yang sudah te­lanjur berharap banyak pada rencana pernikahan. Mereka kecewa.

“Ibu saya, adik saya, anak-anak saya, semua pada nanya. Cuma sama ibu sa­ya belum sempat ketemu langsung, karena beliau di Solo,” cetus Nunung.

Ia hanya bisa meminta tolong kepada saudara-saudaranya, untuk memberi penjelasan pada sang ibu. Nunung pun mendapat pesan dari ibundanya. “Hati-hati ya nduk, selesaikan,” ucap Nu­nung menirukan kata-kata ibunya.

Nunung juga harus ekstra perhatian dan hati-hati saat memberikan pen­je­lasan kepada anaknya yang masih du­duk di bangku sekolah dasar. Bahkan nnaknya itu merasa malu untuk ke sekolah, karena kasus yang menerpa ibunya. ”Anak saya yang kelas 5 SD nanya, mama kenapa. Saya jelasin ke dia. Katanya, ‘untung ya ma aku lagi libur sekolah’. Kalau nggak libur, dia malu katanya,” cerita Nunung.

Hadi Sukrisno, pengacara Iyan men­jelaskan, kliennya itu tak pernah tahu proses pengurusan surat cerainya. Surat menyurat soal proses perceraian diurus orang lain.

“Mas Iyan menikah tahun 2002, ta­hun 2008 menuju 2009 kehidupannya tidak harmonis, akhirnya berpisah pada 2009. Surat-suratnya juga diurus ke­luarga. Ketika berhubungan dengan Mbak Nunung dan ditanya surat-su­ratnya, barulah Mas Iyan minta. Dan tiba-tiba itu dikomplain, katanya palsu,” beber Hadi.

Anehnya, bukan hanya palsu, surat cerai yang dipegang Iyan juga tertulis tahun 2006, bukan 2009. Soal itu, Hadi kembali menjelaskan. “Ketidak­har­mo­ni­sannya kalau dihitung mundur me­mang sejak 2006, tapi baru benar-benar cerai ya 2009,” tuturnya.

Iyan tetap bersikukuh bahwa dirinya tidak tahu apapun soal kepalsuan surat cerainya. “Kalau saya sudah tahu itu palsu dan masih saya berikan, bunuh diri itu namanya. Saya akui saya lalai,” tutur Iyan.

Karena masalah yang membelit Iyan soal masa lalunya, tim kuasa hukum Iyan dan Nunung akan segera ke Su­rabaya untuk menelusuri kasus ini. Minggu ini, mereka akan menyelidiki ke Kantor Urusan Agama (KUA) tem­pat surat nikah Iyan di­daftarkan, dan Pengadilan Agama tempat akte cerai dikeluarkan. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya