Berita

trofi henri delaunay

Jerman Punya Sejarah Indah, Yunani Berbekal Misi 2004

JUMAT, 22 JUNI 2012 | 20:25 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Dalam putaran perempat final malam ini, Panser Jerman akan berhadapan dengan pasukan yang berhasil memutarbalikkan banyak prediksi miring, Yunani.

Jerman beruntung dibayangi tradisi dan kenyataan bagus. Selain tidak pernah kalah di babak perempat final, malam ini Joachim Loew tidak dipusingkan dengan pemain yang absen. Boateng sudah bisa kembali dimainkan karena masa hukuman akibat akumulasi kartu sudah selesai.

Di kubu lain, Yunani kurang beruntung. Tim asuhan Fernando Santos dipastikan tidak akan diperkuat sang kapten, Giorgios Karagounis dan Jose Holebas yang mendapat hukuman kartu. Di bawah mistar, Chalkias masih didera cedera. Sokratis Ninis mungkin akan mengisi pos yang ditinggalkan Karagounis.


Yunani diramal akan bermain lebih ke dalam dan defensif untuk mewaspadai serangan Jerman. Pelatih Joachim Loew dipastikan bakal membutuhkan pemain yang kreatif untuk membongkar lini pertahanan Yunani yang sebelumnya juga diakui oleh Loew sebagai barisan pertahan yang solid.

Jerman harus waspada terhadap Yunani. Meski Yunani merupakan tim yang "mandul" di lini depan, tapi mereka juga merupakan tim yang konsisten selalu mencetak gol di setiap laga.

Secara statistik dan di atas kertas, die Nationalmannschaft jauh lebih unggul. Mereka tidak pernah kalah dari delapan pertandingan yang sudah dilakoninya, tercatat lima kali menang dan tiga kali seri. Jerman juga ingin menjaga trend positifnya, yaitu 14 kemenangan berturut-turut di ajang internasional.

Selain itu, Jerman juga harus mewaspadai semangat Yunani yang mengusung misi 2004, yakni kembali menjadi juara. Salah sedikit saja, tidak mustahil jika Panser harus gigit jari seperti Rusia atau seperti Perancis pada 2004. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya