Berita

iluustrasi

Olahraga

Peraih Medali Olimpiade Bakal Disiram Bonus Adaro

KAMIS, 21 JUNI 2012 | 19:37 WIB

RMOL. Komite Olimpiade Indonesia (KOI) kembali mendapatkan sponsor untuk berlaga di Olimpiade London 2012. PT Adaro Indonesia siap membantu untuk persiapan dan keberangkatan kontingen, termasuk bonus bagi peraih medali bagi Indonesia di ajang multievent olahraga tingkat dunia tersebut.

Direktur Adaro Andre Mamuaya di Jakarta beberapa saat lalu (Kamis, 21/6) enggan menyebut besarnya bonus bagi peraih medali. Meski demikian, dia menyebut para atlet yang merebut minimal perunggu akan mendapatkan bonus yang cukup lumayan.

"Ini merupakan komitmen kami bagi dunia olahraga Indonesia. Dengan demikian para atlet yang akan berlaga akan terangsang untuk mendapatkan medali. Syukur-syukur tradisi medali emas dapat kita pertahankan," kata Andre.


Selain Andre, juga hadir dalam acara penandatangan MoU kerjasama tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Direktur Utama PT Adaro Indonesia Garibaldi Thohir dan Chief de Mission Kontingen Indonesia Erick Thohir.

Andi sangat berterima kasih atas kesediaan Adaro mensponsori kontingen Indonesia. Setidaknya bantuan tersebut sangat membantu persiapan kontingen yang membutuhkan dana Rp 26 miliar. Saat ini, baru terkumpul dana Rp 20,6 miliar.

"Saya senang Adora sangat peduli terhadap olahraga. Terimakasih atas kepeduliannya. Pemerintah juga telah menyiapkan dana untuk olimpiade. Kemarin dana untuk tiket sudah turun," kata Menpora di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (21/06) sore.

Sementara itu, Chief de Mission Kotingen Indonesia Erick Thohir mengatakan hal yang sama terkait penandatanganan kerjasama ini.

"Ini adalah berkat kerjasama tim. Karena bisa mencari sponsor dari perusahaan swasta. Sekarang dengan Adaro, sebelumnya ada Pertamina, BRI dan League," ungkapnya

Erick berharap dengan dukungan penuh dari beberapa perusahaan yang sudah dijalin, prestasi atlet Indonesia di Olimpiade bisa membanggakan dan mengharumkan nama bangsa.

"Mudah-mudahan bentuk dukungan ini bukan hanya saat Olimpiade saja. Kami sedang berusaha supaya atlet berprestasi bisa mempunyai usaha setelah pensiun nanti," pungkas Erick.

Sampai saat ini Indonesia baru meloloskan 18 atlet ke Olimpiade London. Indonesia masih berharap ada penambahan atlet terutama dari cabang atletik, panahan, renang dan voli pantai.[batara krisna/dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya