Berita

Lloris: Lupakan Kekalahan dari Swedia

RABU, 20 JUNI 2012 | 20:54 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Tim nasional Perancis harus mengakhiri rekor tidak terkalahkannya di angka 23 setelah pada laga ke-24 tumbang di kaki para pemain Swedia dengan skor 0-2. Kekalahan itu membuat tim besutan Laurent Blanc merosot ke posisi dua grup D.

Kapten Les Bleus, Hugo Lloris, berharap rekan setimnya tidak larut dalam kekalahan kemarin malam dan secara sportif memberikan kredit bagi Swedia.

"Perasaan saya saat ini campur aduk. Kami harusnya bisa menang, tapi saya pikir Swedia juga pantas untuk menang. Sisi baiknya adalah kita tetap lolos kualifikasi" ujar Lloris seperti dilansir UEFA.Com hari ini.


"Mereka bertahan dan menyerang dengan baik dan cerdas. Mereka memaksa kami bermain untuk menguras fisik kami sehingga kami membuat banyak kesalahan" lanjutnya.

Dengan mental campur aduk, tim ayam jantan bakal bertemu matador Spanyol yang menjadi pemuncak grup C di babak delapan besar.

Pertemuan terakhir Spanyol dan Perancis terjadi pada Piala Dunia 2006 diakhiri kemenangan Perancis dengan skor 3-1. [ald]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya