Berita

hendarman supanji/ist

Hendarman Supandji Diminta Tak Melempem seperti Joyo Winoto

JUMAT, 15 JUNI 2012 | 15:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) baru, Hendarman Supandji, diharapkan mampu menyelesaikan kasus agraria yang selama ini menumpuk tidak bisa diselesaikan Joyo Winoto.

"Semoga tidak setali tiga uang alias sama saja melempemnya dengan kepala BPN yang lama," tegas Ketua Biro Hukum dan perundang-undangan DPP Partai Demokrat dalam keterangan resminya (Jum'at, 15/6).

Ia mencontohkan, kasus agraria yang terjadi di Deli Serdang, Sumatera Utara. Supanji, warga Seimencim, Deli Serdang, Sumatera Utara, sudah hampir dua minggu luntang-lantung di Jakarta mencari perlindungan hukum dan keadilan. Dia saat ini sedang ketakutan setengah mati karena sebagian rekan-rekan seperjuanganya telah di gerus oleh kekuatan represif di daerahnya terkait konflik dengan PTPN II. Bahkan perwakilan masyarakat telah menempuh jalur formal untuk minta perlindungan kepada Komnas HAM dan Kompolnas terhadap sikap keras aparat di lapangan.


"Konflik di sana tak kunjung menuai solusi. Bahkan menyisakan tangis dan derita yang berkepanjangan," ungkapnya.

Jemmy juga berharap, agar kasus tersebut bisa dilihat secara detail dan utuh tanpa tendensi kepentingan dari pihak manapun.

"Semenjak BPN di pimpin oleh Joyo Winoto sudah seabrek kasus-kasus agraria yang masih mandeg. Semoga dengan kepemimpinan kepala BPN yang baru ini mampu menyelesaikan kasus agraria yang telah merugikan rakyat kecil tersebut," demikian Jemmy Setiawan menjelaskan.[dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya