Berita

alex noerdin/ist

Nusantara

PILGUB DKI

Warga Tak Mampu Antusias Berobat Gratis, Bukti Program Gakin Tak Berhasil

KAMIS, 14 JUNI 2012 | 17:35 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta nomor urut  6,  Alex Noerdin  mengatakan, antusias warga  tak mampu berobat gratis di banyak tempat  di Jakarta,  menunjukkan program jaminan pelayanan  kesehatan  keluarga miskin (JPK Gakin) tidak berhasil secara optimal.

Banyak warga yang tak mampu memiliki kartu gakin berobat di Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dimintai uang oleh oknum petugas. Pelayanan  yang diberikan juga tidak maksimal, petugasnya tidak ramah, jadi indikator kegagalan program berobat gratis.

“Antusias warga tak mampu, berobat gratis ke tim kesehatan Alex Noerdin- Nono Sampono (Noesa) membuktikan program berobat gratis melalui JPK Gakin yang sudah dilaksanakan Pemprov DKI  tidak berhasil secara optimal. Nah ini bukti tak terbantahkan," ujar Alex Noerdin usai meninjau bakti sosial pengobatan gratis di Kampung Noesa RT 005/RW 05, Jalan Jati III Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjungpriok, Jakarta Utara, Kamis (14/6).


Menurut Alex,  di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Provinsi Sumatera Selatan, bakti sosial  seperti ini sudah tidak laku karena sehari-hari, masyarakat dilayani di  puskesmas  dan RSUD secara gratis sampai sembuh, tidak sembuh dirujuk sampai ke RS Ciptomangun Kusumo, Jakarta.
 
Ratusan warga disejumlah RT, kebanyakan ibu-ibu dan bapak- bapak lanjut usia (lansia) berobat gratis. Pmeriksaan dilakukan oleh dr Trisna dan dua paramedis. Mereka antre secara tertib, memanfaatkan kupon yang telah dibagikan oleh Ketua RW Mustakim Abdullah.  Hadir dalam  bakti sosial tersebut Ketua DPD II Partai Golkar Jakartab Utara, Olsu Babay Skom, Ketua DPD II Partai Golkar Jakarta Selatan Buchari Syamsi.

Alex Noerdin sempat menanyakan kepada sejumlah ibu-ibu dan bapak-bapak, tentang program pelayanan kesehatan Pemprov DKI melalui JPK Gakin dan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dibiayai ratusan miliar menggunakan dana APBD DKI.

“Kenapa mau berobat ke tim medis  posko rumah kerja  3 Tahun Bisa? Bukankah sudah ada program JPK Gakin dan SKTM yang juga gratis?” kata Alex.

“Ngantrenya lama, pelayannya tidak ramah, masih juga dipungut biaya, padahal kata Gubernur Fauzi Bowo gratis. Berarti tidak gratis dong. Kalau mau berobat di rawat inap, banyak RSUD penuh, tidak ada kamar. Tetapi kalau mau member uang kepada petugas kok langsung ada kamar,” kata Achmad Durori (65).

Bila pada Pilkada DKI, 11 Juli mendatang, pasangan Alex-Nono terpilih menjadi gubernur dan wakil guberbnur DKI Jakarta, maka Alex bertekad menggratiskan biaya sekolah dan kesehatan gratis seratus persen.

“Tidak boleh ada pungutan di lapangan. Oknum  petugas yang membandel, masih melakukan pungutan, pasti dikenai sanksi berat."

Sementara itu, terkait nama kampung Noesa 3 Tahun Bisa di RT 005, menurut Ketua Ikatan Keluarga Tanjungpriok (IKT) Achmad Rudy mengatakan,  satu gang di  jalan Jati III, secara suka rela mengecat pagar rumah, tembok rumah, gapura dengan warga kuning hijau muda.

“Pemberiaan nama baru Kampung Noesa 3 Tahun Bisa dilakukan oleh masyarakat sendiri. Tidak ada yang memaksakan. Semua suka rela mengubah nama kampung ini karena mereka tertarik dengan program   realistis dari pasangan Alex Noerdin dan Nono Sampono.

Alex juga menanggapi pertanyaan tentang pengajuan cuti kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Ya. Saya  sudah  mengajukan cuti  selama kampanye 24 Juni sampai 7 Juli ke Mendagri,” katanya. [dzk] 

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya