Berita

paramitha rusady dan nenad bago

Blitz

Mitha & Nenad Kompak Selingkuh

Pisah Ranjang, Juli Sidang Cerai
KAMIS, 14 JUNI 2012 | 09:38 WIB

RMOL. Setahun terakhir mereka pisah ranjang. Buntut perselingkuhan yang terjadi sejak 2008.

Lama digunjingkan, akhirnya Paramitha Rusady (Mitha) beneran digugat cerai suaminya, Nenad Bago. Si bule mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Agama Jakarta Sela­tan pada Rabu (6/6).

“Iya yang mengaju­kan gugatan suami­nya, Nenad Bago me­­lalui kuasa hu­kum­­nya,” beber Ta­mah, Humas Penga­dilan Agama Jakarta Selatan saat dihu­bungi, kemarin.

  “Sidang per­ta­ma­nya akan digelar 24 Juli nanti,” ujarnya.

Lucunya, sang ka­kak sekaligus ma­na­jer Mitha, Adelia, me­ngaku tak per­ca­ya dengan gugatan cerai itu. Baginya, perceraian itu hanya kabar burung semata. “Saya kakaknya nggak tahu tuh, jadi salah kali itu, ngarang aja,” jawab Adelia saat dikonfirmasi via telepon.

 Mitha dan Nenad yang menikah pada 20 Mei 2004 diketahui tidak harmonis sejak 2008. Malah dalam setahun terakhir, Mitha dan Nenad sudah pi­sah ranjang. Mitha tinggal di Jakarta bersama buah ha­tinya, Tegar Maharaja Bago yang berusia lima tahun. Se­dangkan Nenad, menjalankan bisnisnya di Bali.

Menurut sumber, pada 2008, Mitha selingkuh dengan teman sekolahnya, Sacha Mustafa. Skan­dal itu dibocorkan oleh istri Sacha, yang juga ber­nama Paramitha. Seolah kompak, Mei lalu, Nenad juga berselingkuh dengan Irma. Mereka sering bertemu di Bali.

Terus menerus diberitakan berselingkuh, Mitha dan Nenad sempat bicara kepada media. Mitha tak bicara mengenai perselingkuhannya, namun bintang film Catatan Si Boy IV dan V itu mengakui bahwa rumah tangganya memang tak harmonis.

Sebelum menikah dengan bule asal Kroasia itu, Mitha sempat menikah dengan pesinetron, Guna­wan, pada 2000 di Mekkah. Keduanya bercerai dua tahun kemudian.

Suatu waktu, Mitha pernah curhat kalau dirinya tak percaya bisa bertemu dan bersanding dengan Ne­nad, first love-nya waktu di sekolahan dulu.

“Nenad cinta pertama saya. Dia teman masa kecil saya. Dia sekolah di Jakarta International School (JIS). Kami bertemu di sekolah musik Vini Vidi Vici. Dari situ kami mulai dekat. Boleh dibilang saat itu masih cinta monyet. Wah, itu benar-benar cerita lama deh,” beber Mitha.

Setelah Nenad pulang ke negaranya, hubungan mereka jadi tersendat. Mitha kehilangan kontak sama sekali dengan Nenad ketika Yugoslavia dilanda perang saudara. Bahkan Mitha sampai mengira Nenad menjadi korban kekejaman perang.

Setelah 21 tahun putus kontak, keduanya bersua kembali. Pertemuan ini bisa terwujud karena Nenad gencar mencari keberadaan Mitha.

“Dia cari saya lewat internet. Eh ternyata dia me­ne­mukan website saya. Nenad sangat surprised sekali. Tapi curangnya, dia sudah lihat saya, sedang saya belum tahu seperti apa kondisi dia sekarang. Akhirnya dia nulis surat. Saat saya baca awalnya nggak percaya. Apalagi saya pikir dia sudah mening­gal,” tutur Mitha.

Setelah serangkaian pertemuan, keduanya sepakat kembali menyambung tali kasih yang sempat ter­putus. Mitha dan Nenad kemudian sepakat ber­pacaran sejak Mei 2003. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya