neil iskandar daulay
neil iskandar daulay
RMOL. Komisi I DPR pagi ini pukul 10.00 WIB menggelar fit and proper test terhadap 21 calon duta besar Indonesia di berbagai negara. Uji kelayakan ini berlangsung tertutup.
"(Fit and proper test-nya) tertutup," jelas, anggota Komisi I, Neil Iskandar Daulay, saat dihubungi wartawan Selasa, (12/6).
Pertanyaan dan penegasan, akan ditanyakan kepada calon Dubes tersebut, berpariasi, tergantung pada isu-isu di negara yang akan ditugaskan para dubes itu.
"Biasanya tiap negara isunya berbeda-beda. Namun secara umum, biasanya masalah perlindungan WNI, hubungan secara ekonomi dan masalah perbatasan," jelas politikus Golkar ini.
Khusus calon Dubes yang akan menempati Malaysia, politisi Golkar ini berharap, sang yang baru nanti bisa sebagai katalisator agar pemerintah Malaysia dan Indonesia dapat duduk satu meja menyelesaiakan banyak permasalahan yang menyangkut perlindungan TKI, warga serta perbatasan.
"(Penyelesaian) secara komprehensif tidak parsial dan kasuistis lagi," ungkapnya.
Neil menambahkan, dalam uji kepatutan ini, pihaknya membagi ke dalam tujuh sesi, yang setiap sesi akan diikuti tiga calon. Saat ini, uji kelayakan sedang berlangsung diikuti calon perwakilan tetap RI di Jenewa, calon Dubes Indonesia untuk Yunani dan Italia.
Berikut daftar nama 21 calon Dubes itu:
1. Yordania - Teguh Wardoyo
2. Kazhakstan - Foster Gultom
3. Yunani - Benny Bahadewa
4. Slovakia - Djumantoro
5. Australia - Nadjib
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22
Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03
Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45
Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21