Berita

andi mallarangeng/ist

Olahraga

Penerapan MoU AFC Jangan Dipelintir

SENIN, 11 JUNI 2012 | 21:49 WIB | LAPORAN:

RMOL. KONI Pusat dan Kemenpora bakal mengawal penerapan MoU yang telah ditandatangani di depan tim AFC. Hal itu dikatakan kedua pihak setelah menerima kedatangan kepengurusan PSSI Djohar Arifin dan La Nyalla Mattalitti, Senin sore (11/6).

Pada pertemuan di lantai 12 Gedung KONI Pusat itu, mereka langsung diterima Ketua dan Wakil Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman dan Inugroho. Dari kubu La Nyalla, hadir Ketua dan Wakil Ketua Umum PSSI La Nyalla dan Rahim Soekasah.

Mereka didampingi anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Tonny Aprilani, Hardi Hasan, CEO PT Liga Indonesia (LI) Joko 'Jodri' Driyono, acting Sekjen PSSI Tigorshalom Boboy, dan Direktur Media PSSI Azwan Karim. Dari pihak Djohar, hadir Sekjen Tri Goestoro, Hadiyandra, Sarluhut, dan Mursyid WK.


Sesuai agenda, pertemuan itu membicarakan kondisi terkini dan hasil pertemuan dua kepengurusan PSSI dengan tim investigasi AFC yang berujung pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berisi opsi-opsi penyelesaian kisruh sepakbola Indonesia.

Hasilnya positif. Seperti disampaikan Tono seusai pertemuan, KONI dan dua kepengurusan PSSI bersepakat patuh kepada MoU yang telah diteken bersama di hadapan tim investigasi AFC di Kuala Lumpur, Malaysia.

KONI pun berjanji memfasilitasi dan mengawal pelaksanaan MoU itu. Bahkan, KONI siap membantu proses pembentukan Joint Committee (JC) sesuai isi salah 1 butir MoU itu. "Kami telah bersepakat, apa yang tertuang dalam MoU akan kami hormati dan laksanakan. Dan, KONI sebagai induk organisasi olahraga di Indonesia, termasuk PSSI, akan memfasilitasi pelaksaan MoU itu sampai tugas akhirnya menggelar kongres pada 24 September 2012," beber Tono.

Seusai pertemuan dengan KONI Pusat, rombongan La Nyalla langsung menghadap Kemmengpora di lantai 10 Gedung Mennegpora. Mereka langsung diterima Mennegpora Andi Mallarangeng.

Andi tak ingin ada pihak yang memelintir isi dari MoU itu. Andi berharap semua pihak hanya merujuk pada MoU yang ditandatangani kedua belah pihak bila terjadi perdebatan.

"Kami ingin MoU itu diimplementasikan dengan baik, benar, dan konsisten oleh kedua kepengurusan PSSI. Kami akan mengawal, memantau, tapi tidak akan mencampuri terkait pelaksanaan MoU itu," ujar Andi.

"Poin-poin dari MoU itu sudah jelas. Kalau ada intrepetasi dari pihak manapun, kami ingin agar dikroscek langsung dengan MoU yang benar. Jangan cuma katanya, itu berbahaya dan bisa memperkeruh kondisi sepakbola indonesia yang mulai damai. Intinya, versi MoU itu hanya 1, yaitu yang ditandatangani kedua kepengurusan PSSI," tegas Andi lebih lanjut. [arp]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya