Berita

Mr Bean Kesurupan Depe

Blitz

KK Dheeraj Bisa Dituntut

Pasang Mr Bean Palsu
SENIN, 11 JUNI 2012 | 08:56 WIB

RMOL.Kabarnya, Rowan Atkinson lewat manajernya sudah membantah main film bareng Depe. Kasus ini tergolong pembohongan publik dan bisa dituntut.

Sepanjang akhir pekan, me­ngalir deras gosip dan cibiran seputar Mr Bean palsu di film Mr Bean Kesurupan Depe garapan produser KK Dheeraj. Sebagian besar orang merasa tertipu.

“Padahal saya dengar, manajer Rowan Atkinson (Mr Bean) aja udah ngebantah kalau Rowan Atkinson main bareng Depe (Dewi Perssik). Lagi pula kalau sampai dia main film abal-abal ba­reng Depe itu kan kasian ba­nget. Kayak nggak laku aja di luar negeri,” ungkap sumber ke­pada Rakyat Merdeka.

Kicauan menyindir pun mem­banjiri twitter. Misal­nya pemilik account @chantikmfa bilang, “Film ga laku bikin sensasi #sekian.” “Su­dahlah..mau dibilang sensasi mu­rahan, scr bisnis film laku itu na­manya prestasi,” sambung @Pu­treee25. Lebih tajam disam­paikan @dyrami. “Ga usah nn­ton jg udh direview di media klo yg maen bukan Rowan Atkin­son tuh.”

Bila terbukti menghadirkan Mr Bean palsu, sang produser KK Dheeraj sama saja melaku­kan pe­nipuan publik dan harus ditun­tut. Kecaman ini disampai­kan sutra­dara kawakan Joko Anwar.

“Kalau yang jadi Mr Bean di film Bean Kesurupan Depe bu­kan Rowan Atkinson, KK Dheraj harus dituntut karena penipuan publik,” seru sutradara film Modus Anomali itu.

Artis bom seks Nikita Mirzani pun tertawa geli begitu menge­tahui tak ada Rowan Atkinson di film produksi KK Dheeraj itu.

“Aku sebagai pemain film, kalau lihat film yang nggak jelas gitu sebenarnya malu ya. Kenapa sih bikin film harus bohongin publik? Kalau nggak sanggup bayar pemain aslinya si Rowan Atkinson, ya mestinya bikin aja judul filmnya Mpok Atiek Kesu­rupan Depe, Doyok Kesurupan Depe atau apa kek,” ledeknya.

“Pemainnya mestinya malu ya, kalau mau berperan dalam film seperti itu. Menyayangkan banget lah,” lanjut bintang film Nenek Gayung itu.

KK Dheeraj selama ini me­mang tidak pernah menyebut na­ma Rowan Atkinson. Namun, dia selalu berpromosi bahwa Mr Bean di filmnya adalah asli.

Saat diminta tanggapannya, Depe bersikukuh tidak melaku­kan kebohongan. Dia pun tak pe­duli dengan cibiran yang di­ala­matkan kepadanya.

“Yang nyindir bukan ma­sya­rakat awam kok, tapi kompetitor film KK Dheeraj,” kata Depe, ke­pada wartawan.

“Kita jangan munafik, yang na­manya bisnis kebanyakan sa­ling menjatuhkan karena me­rasa tersaingi. Coba kalau nggak me­rasa tersaingi kan nggak bakalan ngoceh dan emosi,” katanya.

Ketika Rakyat Merdeka me­nyaksikan film berdurasi sekitar 90 menit ini di sebuah bioskop, ada banyak kejanggalan. Misal­nya, dalam poster film garapan ru­mah produksi K2K Production itu tidak mencantumkan nama Rowan Atkinson.

Beberapa penonton yang ter­lihat kecewa langsung me­ning­galkan bioskop meski film Mr Bean Kesurupan Depe baru ber­jalan 45 menit. “Ini Rowan At­kinson-nya palsu ya,” keluh Diana, salah satu penonton.

Kekesalan lain terlontar dari sekelompok penonton ABG saat keluar studio bioskop. “Ini boho­ngan, Rowan palsu. Dikirain asli beneran,” celetuk ABG tadi.

Bagaimana tanggapan KK Dheeraj?

“Saya tidak bohong, silakan li­hat dulu filmnya, baru menilai. Ini memang asli saya datangkan dari Inggris,” jawab orang India itu. Dia juga membantah fakta ke­­banyakan penonton kecewa dengan ‘Mr Bean palsu’.

“Perdana kemarin, penonton se­nang dan tidak ada yang ke­cewa. Salah satu penonton di Medan cukup puas dengan film itu,” klaim Dheeraj.

“Ini Mr Bean asli dari Inggris, bukan Mr Bean lokal,” imbuhnya.

Lalu mengapa produser tidak mencantumkan nama Rowan Atkinson dalam poster dan credit title film tersebut?

“Memang di-tittle nama tidak saya cantumkan nama Rowan, melainkan nama Mr Bean karena masyarakat Indonesia menge­nalnya Mr  Bean bukan Rowan,” kilah Dheeraj. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya