Berita

Patrick Vieira/ist

EURO 2012

Patrick Vieira: Inggris Atau Perancis yang Harus Angkat Kaki Lebih Dahulu

KAMIS, 07 JUNI 2012 | 14:46 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Tim Sepakbola Nasional Perancis akan bertemu dengan Inggris di babak penyisihan pada Euro 2012.

Penggawa tim nasional Perancis, Patrick Vieira, berpendapat siapa saja yang kalah pada bapak penyisihan itu, yang pertama harus angkat kaki dari Polandia-Ukraina, tempat pelaksanaan Euro tersebut.

Bersama Swedia dan Ukraina, dua tim tersebut tergabung dalam grup D. "Siapa saja yang kalah pada Minggu nanti akan mendapat masalah besar dan aku harap itu Inggris," ujarnya seperti dilansir Daily Mail.

Fakta juga menunjukan jika Inggris tidak pernah menang melawan Perancis sejak tahun 1982 dalam pertandingan besar. "Rekor seperti itu mungkin saja bisa dipecahkan. Tapi aku tidak berharap itu terjadi saat ini," sambung mantan pemain Arsenal ini.

Perancis dan Inggris juga merupakan 2 tim yang mengalami masa buruk saat Piala Dunia di Afrika lalu. Kedua tim pun dirundung badai cedera. Inggris harus kehilangan Gary Cahill dan Perancis yang harus rela kehilangan Sagna dan Abidal karena masalah yang sama. [zul]


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya