Berita

abu yahya al libi/cnn

Dunia

Orang Nomor 2 Al Qaeda Tewas!

RABU, 06 JUNI 2012 | 16:10 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Predator, pesawat pembununh tanpa awak milik Amerika Serikat, kembali beraksi. Korbannya kali ini adalah Abu Yahya Al Libi yang dipercaya sebagai tokoh nomor 2 Al Qaeda.

"Kematian Al Libi merupakan pukulan besar lain untuk inti Al Qaeda," ujar Jurubicara Gedung Putih, Jay Carney, yang mengumumkan kejadian itu Selasa malam (5/6).

"Kematian Al Libi juga bagian dari degradasi yang sedang terjadi di pusat kekuasaan Al Qaeda dalam beberapa tahun terakhir," sambungnya seperti diutip dari CNN.

Sebelumnya, masih di hari yang sama, seorang pejabat Amerika Serikat yang tak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa Al Libi tewas dalam serangan yang dilakukan hari Senin di Pakistan. Keberhasilan menewaskan Al Libi ini dianggap sebagai sebuah pencapaian besar setahun sejak Osama bin Laden tewas dalam sebuah serangan di Pakistan.

Al Libi adalah orang kedua setelah pemimpin Al Qaeda Ayman Al Zawahiri yang berkuasa pasca kematian Osama bin Laden.

"Zawahiri akan mengalami tekanan besar untuk mencari pengganti yang siap menempatkan kakinya di dalam sepatu Abu Yahya. Sebagai tambahan, posisinya sebagai salah seorang pemimpin Al Qaeda untuk masa yang panjang memberikan otoritas kepadanya untuk mengeluarkan fatwa, persetujuan operasional dan panduan untuk kelompok inti di Pakistan dan afiliasi di kawasan," ujarnya lagi.

Disebutkan, setidaknya enam misil ditembakkan ke kantong militer di dekat kota Mir Ali yang berada di akwasan utara Waziristan dekat perbatasan Afghanistan.

Al Libi tidak tewas sendirian. Setidaknya serangan itu menewaskan 15 orang. [guh]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya