ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Hiruk pikuk proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta membuat sebagian masyarakat lupa bagaimana situasi dan kondisi Jakarta selama ini.
Pasalnya, warga Jakarta terbuai dengan janji-janji yang diumbar kontestan Pilkada dan tim suksesnya, entah itu realistis atau tidak, tapi yang penting enak didengar.
Demikian disampaikan Ketua Forum Aktivis Ranting Muhammadiyah, M. Ihsan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 28/5).
Dalam konteks itu, ungkap Ihsan, Muhammadiyah DKI Jakarta sebagai ormas besar yang memiliki 7 perguruan tinggi, ratusan sekolah dari TK sampai SMA, 4 rumah sakit besar dan beberapa klinik, 5 panti asuhan, puluhan mesjid dan majelis ta'lim merupakan potensi yang sangat besar untuk menjadi kontrol sosial bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memajukan dan mensejahterakan rakyatnya. Termasuk mengontrol pelaksanaan Pilkada agar calon yang terpilih bisa menyejahterakan rakyat.
"Muhammadiyah harus menjalankan fungsi kontrol sosial untuk kesejahteraan Rakyat DKI Jakarta," demikian Ihsan. [zul]
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Senin, 13 April 2026 | 08:21
UPDATE
Rabu, 22 April 2026 | 14:13
Rabu, 22 April 2026 | 14:05
Rabu, 22 April 2026 | 14:01
Rabu, 22 April 2026 | 13:49
Rabu, 22 April 2026 | 13:48
Rabu, 22 April 2026 | 13:48
Rabu, 22 April 2026 | 13:38
Rabu, 22 April 2026 | 13:24
Rabu, 22 April 2026 | 13:10
Rabu, 22 April 2026 | 12:58