Berita

tim Thomas china

Olahraga

Lin Dan Cs Sukses Kawinkan Gelar

Piala Thomas
SENIN, 28 MEI 2012 | 08:34 WIB

RMOL.China kembali mendomi­nasi dunia pebulutang­kisan Thomas dan Uber cup tahun ini. Tim putra kemarin memboyong Piala Thomas, menyusul sukses tim putri sebelumnya yang memboyong Piala Uber.

China langsung tancap gas dan unggul 3-0. Dua partai yang tidak menentukan lagi pun tidak digelar.

China memimpin 1-0 lewat pemain tunggal pertama Lin Dan atas jago Korea Selatan Lee Hy­un Il lewat dua set sekaligus 21-14, 21-17. Waktu yang dibutuh­kan tim tuan rumah hanya 54 me­nit dalam duel di Wuhan Sport Complex China kemarin.

Setelah itu, ganda putra Fu Haifeng/Cai Yun, unggul lewat straight set atas lawannya, Lee Yong Dae/Kim Sa Rang 21-16 25-23, dalam waktu satu jam kurang tujuh menit. China ung­gul 2-0.

Partai Tunggal kedua Chen Long menambah dominasi ke­ung­gulan Negara tirai bambu lagi-lagi lewat straight set. Long mengalahkan Shon Wan Ho 21-9 21-13 dalam waktu 52 menit.

Dengan demikian China men­jadi juara. Ini merupakan kesem­bilan kalinya China menjuarai Piala Thomas. Prestasi China tersebut menyamai rekor Indo­ne­sia yang merebut gelar juara lima kali beruntun dalam rentang 1994 sampai 2002. Terakhir In­donesia tampil sebagai juara di Guangzhou, China.

Sehari sebelumnya, China juga menjuarai Piala Uber.  Pada 2002 China cuma juara di Uber, tapi tim Thomas mereka dikan­daskan Malaysia di semifinal.

Sejak digelar pertama kali pa­da 1948, China telah merebut sem­bilan gelar juara, lima kali­nya diantara secara beruntun, mu­lai sejak 2004 di Jakarta. Na­mun rekor China secara keselu­ruhan masih kalah dibanding Indonesia karena sampai kejua­raan edisi ke-29 pada 2012, In­do­­nesia sudah merebut gelar se­banyak 13 kali.

Piala Thomas sampai saat ini masih tetap didominasi Asia dan hanya tiga negara Asia yang se­cara bergantian tampil sebagai ju­ara, yaitu Malaysia , Indonesia dan China.

China berambisi menorehkan rekor baru. Pelatih China Li Yong­bo menargetkan timnya bisa kembali mempertahankan gelar dua tahun dari sekarang.

“Kami ingin melampaui Indo­nesia dua tahun lagi. Buat kami menyamai dan melebihi Indone­sia adalah dua hal berbeda,” tun­tas dia. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya