Berita

ilustrasi, Indoprix Seri II

Olahraga

Kiprah Garpu Tala Diuji Lagi

Indoprix Seri II
SABTU, 26 MEI 2012 | 08:46 WIB

RMOL. Yamaha begitu mendomi­nasi di seri pembuka. Tapi di Seri kedua Indoprix di Sirkuit Park Kenjeran Jawa Timur be­sok (27/5), kedigdayaan tim Gar­pu Tala bakal diuji.

Seteri abadi mereka Honda serta kuda hitam Kawasaki ju­ga siap mengancam. Me­mang, dalam beberapa musim terak­hir, Park Circuit selalu dikua­sai pembalap Yamaha. Tapi, mu­sim ini komposisi pemba­lap telah berubah. Kini Honda pu­nya Denny Triyugo, yang pa­da musim sebelumnya jadi an­dalan Yamaha.

Begitu juga dengan Haji Yudhistira, kini bertarung di ba­wah bendera Kawasaki.  Yu­dhistira sudah pamer kekuatan di seri pembuka di Sentul Ke­cil, 11 Maret lalu. Haji Kecil, julukannya mampu mencuri ke­menangan di race 2 IP 110.

Sementara kekuatan Yama­ha di Park Circuit nanti ber­tum­pu pada Sudarmono (Ya­malube Yamaha Trijaya) plus duet Yamaha Yonk Jaya, Sigit Pd dan Florianus Roy. Trio Ya­maha inilah yang berhasil me­nguasai seri pembuka dengan memenangi tiga race.

Dengan komposisi pemba­lap seperti itu plus pengem­ba­ngan motor yang dilakukan ma­­sing-masing tim, tampak­nya perta­rungan di seri 2 bakal berim­bang. Pasalnya, perom­ba­­­kan total dilakukan kubu pem­besut Honda.

Optimisme pun dikuman­dang para pembalap Honda. Mereka begitu yakin bisa me­nan­dingi bahkan melewati Ya­maha. Se­benarnya indikasi itu sudah ter­lihat sejak seri pembu­ka di Sen­tul kecil. Sayang per­for­ma para pembalap Hoda ku­rang solid dibandingkan Yamaha.

“Di Kenjeran saya optimistis  bisa lebih baik dan bisa me­nang. Apalagi karakter Kenje­ran sudah tak asing bagi saya,” ungkap Triyugo, pentolan As­tra Motor Racing Team.

 Rekan setim Denny, Wawan Hermawan, juga punya opti­mis­me yang sama. Wawan ya­kin bisa lebih maksimal karena lay out Kenjeran lebih mengalir dan tak terlalu banyak tikungan yang rebah. Apalagi ia ditun­jang performa motor yang kian berkembang.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya