Berita

ilustrasi

PILGUB DKI

KPU Harus Sapu Bersih Pemilih Ilegal

JUMAT, 25 MEI 2012 | 22:19 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Sinergitas Masyarakat untuk Pemilih Indonesia (Sigma) mengapresiasi keputusan KPU DKI untuk menunda penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di tingkat propinsi. Pasalnya, telah ditemukan sekitar Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang bermasalah atau fiktif.

Koordinator Sigma, Said Salahuddin mengatakan, penundaan ini bagus untuk memberikan kesempatan kepada pasangan calon, panwaslu dan masyarakat untuk pro aktif dalam memperbaiki DPT yang telah ditetapkan di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Sigma berpandangan pembersihan DPT dari pemilih ilegal dan mengakomodir pemilih yang belum terdaftar adalah suatu keharusan,” kata Said, di Jakarta, Jumat (25/5).


Namun hendaknya, lanjut Said, upaya itu harus dilakukan KPUD secara sah dengan tetap memperhatikan peraturan dan undang-undang yang berlaku. Menurutnya, hal ini penting agar pilkada DKI berlangsung jujur, adil, tidak berdasarkan DPT ilegal yang hasilnya bisa berujung inkonstitusional.

Di tempat terpisah, Ketua Panwaslu DKI Jakarta Ramdansyah, berharap penundaan penetapan DPT di tingkat Propinsi ini menghasilkan pemilih yang jauh lebih valid dari data sebelumnya. Toh, sejauh ini, dalam pleno penetapan DPT di tingkat kelurahan, 80-90 persen berjalan lancar.

"Tapi juga harus ada kesadaran bersama bahwa problem DPT ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena bagaimana pun, data ini berasal dari Dinas Catatan Sipil. KPU disini hanya user," kata Ramdansyah. [mar]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya