Berita

MAROKO-PRANCIS

Hollande Bertemu Muhammad VI di Elysée Palace

JUMAT, 25 MEI 2012 | 16:47 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Presiden Prancis yang baru terpilih Francois Hollande menerima Raja Muhammad VI dari Maroko yang mengunjungi Prancis hari Kamis kemarin (24/5). Raja Muhammad VI merupakan kepala negara pertama di dunia yang ditemui Hollande.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Elysée Palace itu Raja Muhammad VI kembali mengucapkan selamat atas kemenangan Hollande dalam pemilih presiden yang lalu.

Lebih dari itu, seperti dilaporkan Maghreb Arab Press, Hollande dan Raja Muhammad VI menggarisbawahi hubungan baik kedua negara. Wilayah utara Maroko pernah berada di bawah perlindungan Prancis. Pada tahun 1912 Prancis dan Spanyol "membagi dua" wilayah Maroko. Prancis "mendapatkan" wilayah utara Maroko dan menjadikannya sebagai wilayah yang dilindungi. Sementara Spanyol menduduki wilayah selatan Maroko yang kini dikenal sebagai Sahara Barat.

Terlepas dari sejarah hubungan kedua negara di masa-masa itu hingga kemerdekaan Maroko pada 1956, Hollande dan Raja Muhammad VI menegaskan bahwa bukan hanya kedua negara, namun rakyat di kedua negara juga saling bersahabat.

Dalam pertemuan itu, Hollande dan Muhammad VI juga berkomitmen memperkuat dan meningkatkan hubungan bilateral kedua negara ke level yang lebih tinggi, termasuk di dalamnya dengan memperbesar hubungan dan peluang di bidang politik, ekonomi dan budaya serta teknologi.

Hollande menjadi presiden Prancis setelah mengalahkan Nicolas Sarkozy dalam pilpres yang digelar awal bulan Mei ini. [guh]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya