ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Undang-undang Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum bermasalah. Undang-undang yang disahkan DPR 16 Desember 2011 lalu itu jelas-jelas berpotensi merugikan hak-hak konstitusional rakyat dan bertentangan dengan UUD 1945.
Judul dan isi batang tubuh undang-undang tidak sinkron sehingga bertentangan dengan Pasal 1 ayat 3 UUD 1945. Isi undang-undnag saling bertentangan yang mengakibatkan ketidakpastian hukum dan bertentangan dengan Pasal 28D ayat 1 UUD 1945.
Itulah diantara alasan yang mendorong LSM yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Anti Perampasan Tanah Rakyat berniat mengujinya ke Mahkamah Konstitusi.
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
UPDATE
Senin, 13 April 2026 | 00:01
Minggu, 12 April 2026 | 23:40
Minggu, 12 April 2026 | 23:11
Minggu, 12 April 2026 | 22:46
Minggu, 12 April 2026 | 22:22
Minggu, 12 April 2026 | 22:11
Minggu, 12 April 2026 | 21:47
Minggu, 12 April 2026 | 21:28
Minggu, 12 April 2026 | 21:08
Minggu, 12 April 2026 | 20:06